Jumat, 29 Mei 2026

Ramadan 2021

Es Permen Karet Jadi Pilihan Menu Buka Puasa Ramadan 2021, ada Resep Rahasia di Balik Rasa Legitnya

Es permen karet bisa jadi opsi yang menarik untuk melepas dahaga saat berbuka. Adapun untuk resep yang bisa membuat rasa es permen karet jadi legit

Tayang:
Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM/FIKRI FIRMANSYAH
Vina Oktafia, anak perempuan pemilik es permen karet di Jalan Ampel Kembang Surabaya saat melayani pembeli 

Reporter: Fikri Firmansyah | Editor: Aqwamit Torik

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Bingung mau buka puasa menggunakan takjil apa?

Mungkin es permen karet bisa menjadi opsi yang menarik untuk melepas dahaga saat berbuka.

Di bulan Ramadan 2021, es permen karet menjadi sajian minuman yang banyak digemari.

Satu di antaranya adalah es permen karet yang dijual oleh Nurul Indah (38) di Kompleks Makam Sunan Ampel Surabaya tak hanya membuat banyak orang untuk rela mengantri berjam-jam.

Baca juga: Andin-Mama Rosa Marah Tahu Aksi Al? Simak Sinopsis Ikatan Cinta Malam Ini Sabtu 17 April 2021

Baca juga: Rekomendasi Menu untuk Buka Puasa dan Sahur Selama 30 Hari Ramadan, Praktis dan Sehat untuk Keluarga

Baca juga: Bagaimana Hukum Mencicipi Masakan Saat Puasa? Simak Juga Hal yang Membatalkan Puasa Ramadan 2021

Nurul yang berjualan es permen karet dengan dibantu oleh anak perempuannya memang nampak kewalahan melayani banyaknya pembeli, khususnya saat dibulan ramadan 2021 ini.

Pesona anak Nurul, yakni Vina Oktafia yang berparas cantik juga menjadi daya tarik tambahan selain legit dan segarnya es permen karet yang dijualnya.

Perharinya, di bulan Ramadan 2021 ini, Nurul berhasil mendapatkan omset bersih sebanyak 3 juta rupiah.

"Sejak awal puasa tanggal 13 April kemarin, alhamdullilah omset bersih bisa sampai 3 juta per harinya," ujar Nurul kepada TribunMadura.com, Sabtu (17/4/21).

Nurul mengaku sempat kewalahan melayani banyaknya pembeli.

Kendati demikian ia, tidak ingin menyia-nyiakan momen terbaik ini.

"Ini berkah ramadan, gppa capek, lagi pula uda dibantu sama anak saya," ujar Nurul.

Dikatakan pula oleh Nurul, omset sebanyak 3 juta yang ia peroleh perhari itu dari menghabiskan 45 galon racikan es permen karet atau hampir setara 10 ribu bungkus.

Sementara itu, Vina mengatakan, es permen karet yang dijual termurah dihargai Rp 4000 dan termahal hanya Rp 5000.

"Bedanya cuman dari kapasitasnya, kalo yang Rp 5000 lebih banyak," ujar Vina.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved