Berita Surabaya
Pekerja Gudang di Surabaya Tewas dengan Leher Terjepit Lift, Awalnya Bercanda Bersama Rekan Kerja
Pegawai gudang tewas dengan kondisi mengenaskan, lehernya terjepit di lembatas ligt tempatnya bekerja.
Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Seorang pegawai gudang di Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya, Obet Tamo Ama (33), ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan, Sabtu (17/4/2021).
Pegawai gudang itu tewas dengan leher terjepit di lembatas lift tempatnya bekerja.
Kankt Reskrim Polsek Kenjeran, Iptu Soeriyadi membenarkan insiden tewasnya pegawai asal NTT itu.
Iptu Soeriyadi mengatakan, jenazah korban sudah dievakuasi ke kamar mayat RSUD dr Soetomo Surabaya untuk keperluan visum.
Baca juga: Aksi Brutal Adik Tebas Kakak Jelang Puasa, Orangtua Histeris Lihat Sang Anak Dibacok hingga Tewas
Baca juga: Cegah Kerumunan, Satpol PP Kota Blitar Terjunkan Personel ke Lokasi Pasar Takjil di Jalan Ahmad Yani
Baca juga: Pengakuan Remaja Pelaku Aksi Tawuran di Surabaya, Bikin Onar demi Konten, Lawannya Ternyata Teman
"Iya, tadi sudah dievakuasi dibantu sama teman-teman dari Linmas dan PMI juga," kata Soeriyadi, Sabtu (17/4/2021).
"Ini masih nunggu dari pihak keluarga korban datang," sambung dia.
Hasil pemeriksaan saksi, ungkap dia, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban dan teman kerjanya hendak menurunkan barang dari lantai dua melalui lift.
Sebelum lift turun, korban sempat bercanda dengan temannya itu sambil mengeluarkan kepalanya ke pintu lift.
Saat lift mulai jalan, leher korban terjepit hingga akhirnya meninggal dunia.
Teman korban yang mengetahui kejadian tersebut langsung meminta bantuan managernya.
Kejadian itu kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian.
Baca juga: Cara Mengurus Pajak Motor 5 Tahunan dan Biaya Pajaknya, Pastikan Bawa Dokumen Berikut ke Samsat
Baca juga: Syarat Penukaran Uang Baru di BI Malang, Batas Penukaran Rp 3,7 Juta, Loket Dibuka 3 - 11 Mei 2021
"Dari keterangan teman kerjanya karena bercanda mengeluarkan kepala dari pintu lift," tutur dia.
"Ini masih kami dalami lagi penyebabnya apa. Sambil menunggu hasil visum keluar," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/evakuasi-korban-obet-tamo-ama-33.jpg)