Berita Ponorogo
Jumlah TKI yang Pulang ke Kabupaten Ponorogo Turun dalam Setahun Terakhir pada Masa Pandemi Covid-19
Jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang pulang dari luar negeri ke Ponorogo mengalami penurunan setahun terakhir.
Reporter: Sofyan Arif Candra Sakti I Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM, PONOROGO - Jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang pulang dari luar negeri ke Ponorogo mengalami penurunan setahun terakhir.
Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Ponorogo mencatat sepanjang 2019 terdapat 2445 PMI yang pulang ke Ponorogo.
Sedangkan sepanjang tahun 2020 terdapat 707 orang PMI yang pulang ke Bumi Reog.
Baca juga: Cocok Buat Kamu yang Lagi Kangen Seseorang, Berikut Chord Gitar dan Lirik Lagu Kangen - Dewa 19
Baca juga: Chord Gitar dan Lirik Lagu Ojo Mudik dari Didi Kempot: Maju Bareng Ngelawan Corona Ben Klenger
Baca juga: Rekomendasi Menu Buka Puasa Hari Ini: Resep Praktis Garang Asem, Cocok Dinikmati oleh Pecinta Ayam
Baca juga: Waktu dan Cara Bayar Zakat Fitrah, Lengkap dengan Ketentuan, Jumlah dan Syarat-syarat Menunaikannya
Kepala Disnaker Ponorogo, Bedianto mengatakan kepulangan para PMI ini adalah mereka yang memang telah habis masa kontrak kerja.
Karena kepulangannya dilakukan dalam masa Pandemi Covid-19, prosedur yang diterapkan sangat ketat yakni berupa karantina dan screening Covid-19.
“Sebelum pulang harus dipastikan dia tidak terkena corona dengan jalan di karantina di negara dia bekerja. Baru pulang ke Indonesia,” kata Ibed sapaan akrab Bedianto, Senin (19/4/202).
Selain itu, kepulangan PMI hanya melalui satu pintu yaitu melalui bandara Soekarno Hatta.
Setelah sampai Indonesia PMI juga harus melakukan karantina kembali di Wisma Atlet dengan ketentuan dari Satgas Covid-19.
"Sesampainya di kabupaten dicek lagi oleh satgas covid baru dinyatakan ini aman tidak sakit," lanjutnya.
Untuk pemberangkatan PMI sendiri, menurut penjelasan Ibed hingga saat ini masih tetap ada.
Namun hanya bagi para eks PMI dengan negara tujuan Taiwan, Hongkong dan Korea.
"Pemberangkatan tetap ada hanya saja jumlahnya tidak banyak," pungkas Ibed.
Simak artikel lain terkait Pandemi Covid-19
Simak artikel lain terkait Kabupaten Ponorogo
Simak artikel lain terkait Tenaga Kerja Indonesia
FOLLOW US: