Berita Malang

SMPN 3 Kota Malang Siapkan Ruang Isolasi Khusus bagi Siswa yang Sakit hingga Miliki Gejala Covid-19

SMPN 3 Kota Malang menyiapkan ruangan khusus sebagai tempat isolasi bagi siswa yang sakit maupun yang memiliki gejala ke Covid-19.

Penulis: Mohammad Rifky Edgar | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/MOHAMMAD RIFKY EDGAR
Wali Kota Malang, Sutiaji saat meninjau langsung ruang isolasi di SMPN 3 kota Malang, Senin (19/4/2021). 

Reporter: Rifky Edgar I Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Pembelajaran tatap muka telah dilaksanakan di Kota Malang mulai Senin (19/4/2021).

Sejumlah sekolah pun mempersilahkan para siswa untuk masuk sekolah dengan melaksanakan pembatasan jumlah siswa yang masuk.

Penerapan protokol kesehatan pun juga telah dilaksanakan, termasuk menyiapkan ruangan khusus sebagai tempat isolasi bagi siswa yang sakit maupun yang memiliki gejala ke Covid-19.

Seperti yang telah dilakukan oleh SMPN 3 Kota Malang dengan menyediakan ruang isolasi khusus tersebut dan telah dicek oleh Wali Kota Malang, Sutiaji.

Baca juga: Terapkan Prokes, 80 Persen SD dan SMP di Kabupaten Gresik Jalani Pembelajaran Tatap Muka Hari Ini

Baca juga: Waktu dan Cara Bayar Zakat Fitrah, Lengkap dengan Ketentuan, Jumlah dan Syarat-syarat Menunaikannya

Baca juga: Cocok Buat Kamu yang Lagi Kangen Seseorang, Berikut Chord Gitar dan Lirik Lagu Kangen - Dewa 19

Baca juga: Chord Gitar dan Lirik Lagu Ojo Mudik dari Didi Kempot: Maju Bareng Ngelawan Corona Ben Klenger

Kepala Sekolah SMPN 3 Kota Malang, Mutmainah Atimi mengatakan, bahwa ruang isolasi khusus yang disiapkan tersebut memiliki beragam fasilitas yang disiapkan.

Mulai dari menyiapkan tiga bed, kamar mandi khusus, thermogun, serta peralatan lain yang difungsikan untuk menunjang kesehatan siswa.

"Ruang isolasi kami tempatkan khusus di UKS. Dan kami juga dibantu satu dokter ahli dari Puskesmas Rampal Celaket dan seorang perawat," ucapnya.

Atimi mengatakan, ruang isolasi tersebut disiapkan, bersamaan pula dengan digelarnya pembelajaran sekolah tatap muka.

Di mana ada 238 siswa SMPN 3 Kota Malang yang akan mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolah dari jumlah total 273 siswa.

Sistem pembelajaran di sekolah pun setiap harinya dibagi per kelas. Pada hari pertama ini, yang masuk khusus bagi kelas XI, keesokan harinya kelas VIII dan dilanjutkan kelas VII.

"Jadi tidak semua yang kami masukkan. Kami batasi saja. Yang penting 50 persen sesuai dengan ketentuan," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Malang, Sutiaji bersama Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, dr Husnul Muarif turut meninjau langsung ruang isolasi di SMPN 3 Kota Malang.

Sutiaji mengapresiasi beragam fasilitas dan sarana pra sarana yang ada di ruang isolasi tersebut.

"Ini bagus ya kami apresiasi kesiapannya. Hanya saja tadi jendela atasnya tertutup, harusnya dibuka biar ada sirkulasi udara yang masuk," ucapnya.

Baca juga: Jumlah TKI yang Pulang ke Kabupaten Ponorogo Turun dalam Setahun Terakhir pada Masa Pandemi Covid-19

Baca juga: Rekomendasi Menu Buka Puasa Hari Ini: Resep Praktis Garang Asem, Cocok Dinikmati oleh Pecinta Ayam

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved