Breaking News:

Ramadan 2021

Dinkes Temukan Kotoran dan Jejak Tikus di Sebuah Pusat Oleh-Oleh Tulungagung, Juga Beri Penjelasan

Kepala Bagian Farmasi dan Perbekalan Medis Dinkes, Masduki juga menunjukkan sebuah rak kosong di dalam toko yang ditemukan bulu tikus di atasnya.

TRIBUNMADURA.COM/DAVID YOHANES
Kepala Bagian Farmasi dan Perbekalan Medis Dinkes, Masduki menunjukkan jejak tikus. 

Reporter: David Yohanes | Editor: Aqwamit Torik

TRIBUNMADURA.COM, TULUNGAGUNG - Sebuah bangunan pusat oleh-oleh di Tulungagung terdapat sebuah sarang tikus.

Sarang tikus itu terdapat di samping bangunan pusat oleh-oleh tersebut.

Selain itu, terdapat jejak kotoran tikus yang ditemukan di kemasan kerupuk kulit yang ada di depan toko.

Kepala Bagian Farmasi dan Perbekalan Medis Dinkes, Masduki juga menunjukkan sebuah rak kosong di dalam toko yang ditemukan bulu tikus di atasnya.

Baca juga: Ngakunya Puasa, Pasangan Bukan Suami Istri Berzina di Kamar Kos, Akui Sudah Lakukan Berulang Kali

Baca juga: Kumpulan Resep Nasi Goreng Enak dan Praktis untuk Buka Puasa Ramadan, Cuma Butuh Waktu 30 Menit

Baca juga: Elsa Tak Tenang Diteror Riky, Simak Bocoran Sinopsis Ikatan Cinta RCTI Selasa 20 April 2021

Jejak keberadaan tikus ini ditemukan petugas Dinkes, saat pemantauan di pusat penjualan makanan menjelang Idul Fitri, Selasa (21/4/2021) pagi.

Padahal pusat penjualan makanan seharusnya bebas dari binatang tikus.

“Tikus adalah sumber penyakit, mulai dari bulunya, liurnya, kencingnya sampai kotorannya. Tidak boleh ada tikus di tempat penjualan makanan,” ujar Masduki.

Untuk pengendalian tikus di dalam ruang penjualan disarankan menggunakan peralatan elektronik berupa sonar.

Sonar ini yang membuat tikus tidak nyaman dan menjauhi toko.

Halaman
123
Penulis: David Yohanes
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved