Ramadan 2021
Dinkes Temukan Kotoran dan Jejak Tikus di Sebuah Pusat Oleh-Oleh Tulungagung, Juga Beri Penjelasan
Kepala Bagian Farmasi dan Perbekalan Medis Dinkes, Masduki juga menunjukkan sebuah rak kosong di dalam toko yang ditemukan bulu tikus di atasnya.
Penulis: David Yohanes | Editor: Aqwamit Torik
“Tumpukan barang-barang ini yang memicu munculnya sarang tikus. Sterilkan lingkungan toko agar tidak muncul tikus,” sambung Masduki.
Khusus untuk tikus yang ada di luar toko, bisa menggunakan lem atau racun tikus.
Lebih jauh Masduki mengakui, kondisi saat ini lebih baik dibanding dua tahun lalu.
Saat itu tikus sampai masuk toko dan memakan makanan yang dijual.
Kotorannya juga sempat tercecer di tempat penjualan.
Baca juga: Cek Harga dan Spesifikasi iPhone pada April 2021, Mulai iPhone 8, iPhone 11 Hingga iPhone 12
Setahun lalu jejak tikus ini tidak ditemukan, namun kini kembali ditemukan petugas.
Pengendalian tikus ini diwajibkan bagi penjual makanan, untuk melindungi konsumen.
“Temuan jejak tikus ini menjadi faktor kritis cara retail yang baik. Kesehatan masyarakat bisa terganggu,” paparnya.
Dalam razia ini juga ditemukan makanan curah yang tidak dilengkapi dengan label.
Ada pula izin edar yang sudah tidak berlaku lagi dan belum diperbarui.
Petugas juga menemukan produk yang bocor tidak tidak layak dikonsumsi. (David Yohanes)