Breaking News:

Bisa untuk Bagi-Bagi THR, Uang Pecahan Rp 75 Ribu Didorong BI Digunakan Transaksi Bukan Koleksi

Marlison bilang bank sentral telah memiliki program pemenuhan kebutuhan itu dengan memberikan layanan penukaran uang.

Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM/SRI WAHYUNIK
Warga menunjukkan pecahan uang baru Rp 75.000 usai menukar di BI Jember, Kamis (20/8/2020). 

Marlison bilang bank sentral telah memiliki program pemenuhan kebutuhan itu dengan memberikan layanan penukaran uang.

Namun Ia menegaskan penukaran harus dilakukan secara kolektif bukan secara individual karena adanya pandemi Covid-19.

“Periode layanan kas sudah kita mulai sejak 12 April sampai 11 Mei 2021.

Kemudian, adapun titik layanan penukaran ini kami telah bersinergi dengan perbankan, terdapat 4.608 kantor cabang atau outlet bank umum yang akan melayani penukaran uang kepada masyarakat, dibandingkan periode sebelumnya meningkat 23%,” jelasnya.

Ia menjelaskan peningkatan layanan itu berdasarkan beberapa aspek, termasuk mulai meningkatnya mobilitas masyarakat dan mulai menggeliatnya ekonomi. 

Ia menambahkan, jumlah bank yang akan bekerjasama dengan bank sentral dalam proses penukaran ini sebanyak 107 bank dengan 4.608 outlet bank umum. 

“Untuk layanan penukaran tahun ini secara individual tidak dilakukan BI, termasuk perbankan.

Yang dilakukan pelayanan secara wholesale, dimana BI akan melakukan penukaran pada perbankan termasuk beberapa stakeholder, beberapa lembaga instansi yang memang membutuhkan penukaran secara wholesale,” tambah Marlison. 

Sedangkan perbankan akan melakukan penukaran pada nasabahnya, kelompok masyarakat, maupun beberapa lembaga lainnya. 

Layanan secara individu dihilangkan guna menghindari terjadinya klaster atau dampak pandemi di sektor perbankan. 

Artikel ini telah tayang di Kontan

Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved