Breaking News:

Berita Mojokerto

Palsukan Surat Rapid dan Swab Antigen, Tenaga Honorer Puskesmas Pungging Mojokerto Diamankan Polisi

Pegawai honorer UPT Puskesmas Pungging, Bagus Dwi Wahyu Ramadhan (26) ditetapkan menjadi tersangka kasus pemalsuan surat keterangan rapid test antigen

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/MOHAMMAD ROMADONI
Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander merilis kasus pemalsuan surat keterangan rapid antigen yang dilakukan oleh Pegawai honorer UPT Puskesmas Pungging. 

Reporter: Mohammad Romadoni| Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, MOJOKERTO - Pegawai honorer UPT Puskesmas Pungging, Bagus Dwi Wahyu Ramadhan (26) ditetapkan menjadi tersangka kasus pemalsuan surat keterangan rapid test antigen.

Pegawai bagian loket penerimaan ini memalsukan tanda tangan Kepala UPT dan Dokter Fungsional Puskesmas Pungging.

Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander mengatakan, kasus tersebut bermula saat saksi Samsul Huda alias Sulton mendatangi UPT Puskesmas Pungging pada, 25 Januari 2021 lalu.

Siapa sangka, jika Bagus Dwi Wahyu Ramadhan memalsukan puluhan surat keterangan hasil Rapid Tes dan Rapid Antigen yakni salah satunya untuk anak yang akan mengikuti seleksi tim sepakbola di luar kota.

Baca juga: Jasa Penukaran Uang Baru Mulai Bermunculan di Kabupaten Sidoarjo

Baca juga: Sinospsis Ikatan Cinta 23 April 2021: Elsa dan Riky Main Api, Aldebaran Tes DNA Reyna, Berhasil?

Baca juga: Arti Mimpi Dikejar Polisi hingga Ditangkap Polisi, Hati-hati Pertanda Ada Situasi Bahaya yang Datang

Baca juga: Chord Gitar dan Lirik Lagu Nyaman yang Dipopulerkan Andmesh Kamaleng, Kisah Menemukan Cinta Sejati

Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander menjelaskan terbongkarnya kasus pemalsuan dokumen hasil Rapid Test dan Antigen ini berawal dari laporan masyarakat terkait surat keterangan Aspal (Asli Tapi Palsu) yang dikeluarkan oleh Puskesmas Pungging.

Hasil penyelidikan pihaknya berhasil menangkap pelakunya yang merupakan oknum pekerja Honorer di Puskesmas tersebut.

"Jadi pelaku BG adalah sebagai tenaga Honorer dibagian loket Puskesmas Pungging," ungkapnya, Jumat (23/4/2021).

Adapun modus operandi tersangka yakni memalsukan dokumen hasil Rapid Test dan Antigen bertarif Rp 150 ribu. Tersangka sudah dua kali beraksi memalsukan surat keterangan hasil Rapid Tes dan Rapid Antigen.

Berdasarkan keterangan tersangka, dia melakukan aksi pertama memalsukan surat keterangan Aspal hasil Rapid Tes Antigen yang dipesan pelanggannya, pada 26 Januari 2021.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved