Breaking News:

Berita Mojokerto

Gara-Gara Melamun saat Berkendara, Pengendara Motor di Mojokerto Tewas setelah Menabrak Dump Truk

Pengendara motor tewas dalam kecelakaan di Kabupaten Mojokerto karena diduga melamun saat berkendara.

TRIBUNMADURA.COM/MOHAMMAD ROMADONI
Kecelakaan di Jalan Raya Desa Tumapel, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (24/4/2021) 

TRIBUNMADURA.COM, MOJOKERTO - Seorang pengendara motor tewas bernama Nanda Agung Laksana (26) dalam kecelakaan di Jalan Raya Desa Tumapel, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (24/4/2021) sekitar pukul 05.20 WIB.

Warga Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, itu tewas setelah sepeda motornya menabrak dump truk.

Kasat Lantas Polres Mojokerto, AKP Randy Asdar mengatakan, kecelakaan yang merenggut korban jiwa ini terjadi ketika korban mengendarai motor Honda Vario nopol S 5012 NAP melaju dari dari selatan ke utara.

Baca juga: Korban Kapal Selam KRI Nanggala Kapten Laut (E) Yohanes Heri Dikenal Tetangga Sosok Baik dan Ramah

Baca juga: Warga yang Nekat Mudik Lebaran 2021 ke Kabupaten Kediri Siap-Siap Diisolasi Mandiri di Desanya

Sesampainya di lokasi kejadian, korban menabrak kendaraan dump truk nopol L 9556 UN yang dikemudikan Achmad Jailani (26) warga Kabupaten Mojokerto, yang hendak parkir di depan Kantor Desa Tumapel.

"Jadi truk berhenti dan sempat mundur akan parkir kendaraannya," ungkapnya, Sabtu (24/4).

Randy menjelaskan, korban mengendarai sepeda motor melaju kencang menabrak belakang dump truk.

Akibat tabrakan keras itu korban menderita luka parah di bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

"Jarak kedua kendaraan terlalu dekat sehingga terjadilah kecelakaan hang mengakibatkan satu korban meninggal," jelasnya.

Menurut dia penyebab kecelakaan yaitu pengendara motor diduga melamun dan kurang waspada melaju di jalan raya sehingga menabrak Dump Truk yang berhenti dan hendak parkir.

Baca juga: 4 Titik Penyekatan di Kabupaten Lamongan, Perbatasan Mojokerto, Gresik hingga Lamongan Dijaga Ketat

"Kita mengimbau pengguna kendaraan agar selalu waspada terlebih jika ngantuk atau capek lebih baik berhenti sejenak lantaran itu dapat mempengaruhi konsentrasi di jalan," ucap Randy.

Polantas bersama PMI Kabupaten Mojokerto warga serta potensi relawan mengevakuasi jenazah korban ke Rumah Sakit Kota Mojokerto.

Setelah itu, pihaknya mengamankan dua kendaraan yang terlibat kecelakaan dan melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekaligus meminta keterangan saksi.

"Kendaraan terlibat kecelakaan diamankan di Unit Laka Satlantas Polres Mojokerto guna pemeriksaan lebih lanjut," jelasnya. (don/ Mohammad Romadoni).

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved