'Bumbunya Pahit' Ucap Anak Driver Ojol Sebelum Tewas Akibat Sate Misterius, Bermula Paket Offline
Paket misterius berisi sate berujung maut, hingga menewaskan anak driver ojek online (ojol). Ia meninggal dunia usai mengonsumsi sate beserta bumbunya
Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM - Paket misterius berisi sate berujung maut, hingga menewaskan anak driver ojek online (ojol).
Anak yang berinisial NFP itu merupakan siswa SD di Yogyakarta.
Ia meninggal dunia usai mengonsumsi sate beserta bumbunya.
Berdasarkan keterangan dari ayah korban dan polisi, berikut kronologi meninggalnya siswa SD tersebut.
Ayah korban NFP, Bandiman berprofesi sebagai pengemudi ojek online.
Baca juga: Doa Setelah Salat Subuh, Rezeki Bakal Dipermudah Hingga Hidup yang Tentram, Umat Islam Dianjurkan
Baca juga: Daftar Promo Indomaret 26 April 2021 hingga 30 April 2021, Minyak Goreng Murah hingga Promo Gratis
Baca juga: Profil Mark Natama Runner Up Indonesian Idol 2021, Pencapaian Besar Meski Sempat Tak Direstui
Ketika itu Bandi habis istirahat dan seusai menunaikan salat Asar di salah satu masjid di Kota Yogyakarta.
Bandi kemudian dihampiri oleh perempuan tak dikenal.
Dia dimintai tolong untuk mengantarkan sebuah paket berisi sate bakar ke rumah seseorang bernama Pak Tomy.
Alamat Tomy yang akan dikirim paket sate berada di wilayah Kasihan, Kabupaten Bantul.
Namun perempuan yang minta tolong untuk mengantarkan paket itu tidak menggunakan aplikasi ojek online.
"Waktu saya siap-siap jalan, tiba-tiba ada perempuan menghampiri saya."
"Dia minta tolong antarkan paket ke daerah Kasihan ke Pak Tomy.
"Saya bilang, pakai aplikasi saja. Terus mbaknya alasannya gak ada aplikasi ojol," jelasnya.

Sore itu juga Bandi bergegas menuju rumah penerima paket yang berada di daerah Kasihan, Kabupaten Bantul.