Breaking News:

Berita Tulungagung

Cewek Tulungagung Panik, Pengantar Makanan Sembunyi di Kamar Mandinya Saat Satpol PP Gelar Razia

Cewek Tulungagung tertangkap basah berduaan dengan pria yang bukan suaminya berinisial PI (22) di kamar kosnya.

TRIBUNMADURA.COM/DAVID YOHANES
Cewek Tulungagung tertangkap basah berduaan dengan pria yang bukan suaminya berinisial PI (22) di kamar kosnya. 

Reporter: David Yohanes| Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, TULUNGAGUNG - Seorang cewek di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur berinisial CVA (21) membuat anggota Satpol PP yang melakukan razia pasangan mesum hanya bisa kebingungan.

Bagaimana tidak, setelah tertangkap basah berduaan dengan pria yang bukan suaminya berinisial PI (22), perempuan tersebut mengaku tidak tahu jika ada seorang lelaki bersembunyi di kamar mandi kosnya.

Kisah ini berawal dari yang ngotot kepada petugas Satpol PP Kabupaten Tulungagung, bahwa dia tinggal sendirian di kamar kosnya, di Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Tulungagung, Rabu (28/4/2021).

Namun petugas curiga ada orang lain di kamar CVA, karena itu petugas bersikukuh memeriksa ke dalam kamar.

Petugas langsung menuju ke kamar mandi yang dalam keadaan terkunci.

Baca juga: 4 Pasangan Bukan Suami Istri Kepergok di Kamar Kos, Satpol PP Mojokerto Temukan Alat Isap Sabu-sabu

Benar saja, ternyata di dalam kamar mandi itu ada laki-laki yang tengah bersembunyi.

Dari pemeriksaan identitas, laki-laki itu adalah PI (22), warga Kelurahan Kepatihan.

Namun rekasi CVA malah membuat petugas bingung.

Karena dia mengaku tidak tahu jika di kamar mandinya ada orang tengah bersembunyi.

“Lho, kamu kok di situ mas? Kapan masukmu kok aku tidak tahu?” ujar CVA kepada PI.

Mendapat pertanyaan itu, PI hanya diam saja.

Sementara petugas Satpol PP pun merasa tidak masuk akal, jika CVA tidak tahu PI masuk kemarnya, apalagi bersembunyi di kamar mandi.

Sebab ruangan itu hanya mempunyai satu pintu saja.

Saat ditanya, PI mengaku mengantarkan makanan buat CVA.

Namun karena tidak bisa menunjukkan surat nikah, mereka diminta ke kantor Satpol PP.

Mereka akan didata dan mendapat pembinaan.

“Karena tidak bisa menunjukkan surat nikah, artinya mereka bukan pasangan suami istri,” ujar Kabid Penegakkan Perda dan Perbup Satpol PP Tulungagung, Artista Nindya Putra.

Razia ke rumah kos ini untuk merespon aduan masyarakat, sebab banyak rumah kos yang disalahgunakan.

Kamar kos yang disewa ternyata banyak dipakai untuk menginap dengan lawan jenis.

Selain pasangan CVA dan PI, ada pula dua pasangan lain ditemukan di dalam kamar tanda ikatan pernikahan.

Mereka adalah TA (19) dan DOP (23) asal Kecamatan Tanggunggunung serta DEP (23) LC (23) asal Kecamatan Tulungagung.

Menurut Genot, panggilan akrab Artista, masing-masing keluarga akan dihubungi agar mengetahui anak mereka di luar rumah.

Termasuk jika sudah punya suami atau istri, pasangan masing-masing juga dihubungi.

“Supaya ada efek jera, orang tua di rumah wajib tahu apa yang dilakukan anaknya di luar rumah,” tegas Genot.

Satpol PP juga memanggil pemilik rumah kos, yang ditemukan pasangan bukan suami istri di dalam kamar kos.

Sebab mereka dianggap lalai, sehingga kamar kos yang disewakan bisa dipakai pasangan tidak sah.

Jika ada unsur kelalaian, maka bisa tempat usahanya bisa ditutup bahkan izin usahanya dicabut.

“Kami akan dalami, bagaimana SOP pengawasannya kok bisa pasangan bukan suami istri bisa tinggal di dalam kamar,” pungkas Genot.

Baca juga: Razia Kamar Kos di Mojokerto, Satpol PP Temukan Pasangan Bukan Suami Istri yang Hendak Pesta Narkoba

Simak artikel lain terkait Kabupaten Tulungagung, Satpol PP, Pasangan Bukan Suami Istri

FOLLOW US:

Penulis: David Yohanes
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved