Breaking News:

Gempa di Malang

Reruntuhan Bangunan Roboh di Kabupaten Malang yang Terdampak Gempa Dibersihkan dan Segera Rampung

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, sebentar lagi merampungkan pembersihan puing-puing bekas reruntuhan bangunan.

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/ERWIN WICAKSONO
Potret reruntuhan bangunan akibat gempa bumi di Desa Jogomulyan, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang tampak sudah dibersihkan. 

Reporter: Erwin Wicaksono I Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Pembersihan puing bangunan rumah warga yang rusak akibat gempa bumi di Kabupaten Malang terus dilakukan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, sebentar lagi merampungkan pembersihan puing-puing bekas reruntuhan bangunan.

Plt Bagian Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan menjelaskan, sejumlah alat berat sudah ada yang ditarik dari lokasi bencana.

"Bina Marga laporan sudah selesai, begitu juga dengan TNI juga sudah clear. Tinggal menunggu kesepakatan dari jajaran pimpinan untuk transisi dari darurat ke pemulihan. Karena memang ada isntruksi dari Pak Bupati, makanya kemarin ada percepatan lebih awal," ujar Sadono ketika dikonfirmasi.

Baca juga: Ungkapan Syukur Warga Terdampak Gempa di Malang Kala Menerima Bantuan Rumah Darurat Tanggap Bencana

Sadono menambahkan, pihaknya terus melakukan pendataan-pendataan bagi warga terdampak. Sadono menerima instruksi bantuan harus disalurkan tepat sasaran.

Sejauh ini, sumber bantuan berasal dari pemerintah dan berbagai donatur.

"Bantuan harus merata. Tapi memang karena wilayah yang luas dan korbannya banyak jadi memang (penyalurannya) bertahap," ujar Sadono.

Kini, BPBD Kabupaten Malang tengah mempersiapkan masuk proses pemulihan. Termasuk merampungkan  rumah hunian sementara (huntara).

"Pembangunan huntara ini bukan oleh pemerintah saja. Sudah ada dari NU, dari PMI juga ada sebagian," jelas Sadono.

Mengacu pada target awal, pembangunan 300 rumah akan rampung menjelang lebaran.

Di sisi lain, Sadono tak memungkiri adanya perubahan target penyelesaian.

"Mengacu pada data awal, ada sebanyak 900 warga yang mengungsi. Kalau kami asumsikan ada tiga orang setiap KK, berarti ada 300 KK yang segera butuh hunian. Tapi sekarang itu tidak bisa jadi patokan," tutupnya.

Baca juga: 77 Tempat Ibadah Terdampak Gempa, Khofifah Kirim Terpal dan Sajadah agar Masyarakat Bisa Beribadah

Simak artikel lain terkait Lebaran 2021, gempa di Malang, gempa di Jawa Timur

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved