Senin, 13 April 2026

Ramadan 2021

Tiga Amalan Manusia yang Terus Mengalir dan Dibawa Mati, Termasuk Doa Anak Sholeh

Ada tiga perkara yang akan terus mengalir pada manusia yang telah mati, yakni sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan doa anak yang sholeh.

Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Freepik.com
Ilustrasi berdoa 

Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM - Setiap makhluk yang bernyawa, pasti akan merasakan mati.

Ungkapan itu juga berlaku pada manusia, yang akan mati pada waktunya masing-masing.

Karenanya, manusia disarankan agar berbuat baik selama masih ada di dunia.

Manusia juga dianjurkan untuk mengumpulkan pahala sebanyak-banyaknya sebagai bekal di akhirat nanti.

Sebab, ketika sudah mati, maka seluruh urusannya di dunia akan terputus.

Baca juga: Mengenal Aplikasi Solusi Duka Buatan Alumni UK Petra Surabaya, Solusi Pengurusan untuk Kematian

Namun, ada tiga perkara yang akan terus mengalir pada manusia yang telah mati.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu'anhu, ia berkata bahwa Rasulullah Shalallahu'alaihi wa sallam bersabda,

"Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu) : sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau do'a anak yang sholeh" (HR. Muslim no.1631)

Pada hadits yang lain riwayat Ibnu Majah dan Baihaqi dari Abi Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, dia berkata : Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Sesungguhnya di antara amalan dan kebaikan seorang mukmin yang akan menemuinya setelah kematiannya adalah: ilmu yang diajarkan dan disebarkannya, anak shalih yang ditinggalkannya, mush-haf yang diwariskannya, masjid yang dibangunnya, rumah untuk ibnu sabil yang dibangunnya, sungai (air) yang dialirkannya untuk umum, atau shadaqah yang dikeluarkannya dari hartanya diwaktu sehat dan semasa hidupnya, semua ini akan menemuinya setelah dia meninggal dunia”.

Dari hadist ini dapat kita lihat bahwa semua usaha, perbuatan, maupun hasil pencapaian jerih payah manusia, tidak dapat dibawa mati.

Tidak ada manfaat apapun bagi si mayit kecuali tiga hal yang disebutkan di atas, dengan demikian ia segera meyakini bahwa dunia dan segala isinya ini hanyalah sementara.

Baca juga: Puluhan Tahun Dikubur, Jenazah ini Masih Utuh Dalam Balutan Kain Kafan, Ini Kesaksian Penggali Kubur

Hanya amalan yang disyari'atkan Allah lah yang dapat memberikan manfaat kepada mayit setelah kematiannya.

Tentu saja amalan baik itu ibadah-ibadah maupun ketaatan itu adalah amalan dirinya sendiri semasa hidup di dunia dan bukan amalan orang lain.

Sumber: Kompas TV
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved