SNMPTN 2021

Jadwal Seleksi Mandiri Universitas Brawijaya Dibagi Jadi 2 Gelombang, Simak Prodi Favorit Peserta

Universitas Brawijaya membuka jalur seleksi mandiri yang terbagi menjadi dua gelombang pada masa penerimaan mahasiswa baru tahun ini.

TRIBUNMADURA.COM/Sylvianita Widyawati
Kawasan bundaran Universitas Brawijaya (UB) Malang 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Universitas Brawijaya membuka jalur seleksi mandiri pada masa penerimaan mahasiswa baru tahun ini.

Seleksi mandiri Universitas Brawijaya dibuka dua kali.

Gelombang pertama dibuka untuk jenjang D3,D4 dan S1.

Sedangkan gelombang kedua hanya untuk S1.

Sistem seleksi mandiri Universitas Brawijaya memakai nilai UTBK dan rapot.

Baca juga: Universitas Brawijaya Buka Peluang Gelar Kuliah Tatap Muka Sementer Ganjil Angkatan 2020 dan 2021

"Ada dua pintu sistem seleksi. Yang perlu diketahui juga tentang keketatan prodi di seleksi mandiri," kata Koordinator Perencanaan Akademik UB, Heri Prawoto, Kamis (6/5/2021).

Ia menyebut, ada 15 prodi yang memiliki keketatan saat seleksi mandiri 2020. Baik di prodi bidang saintek dan soshum.

Untuk lima besar prodi di saintek Universitas Brawijaya yaitu Kedokteran, FKG, Farmasi, Ilmu Gizi, dan Teknik Industri 

Lima besar prodi Soshum Universitas Brawijaya, yakni Manajemen, Ilmu Hukum, Hubungan Internasional, Psikologi, dan Kewirausahaan.

Heri menyebut, total peminat UB pada 2020 sebanyak 139.696 orang dari empat jalur seleksi. Yaitu vokasi, seleksi mandiri, SBMOTN dan SNMPTN.

"Kuota di gelombang pertama seleksi mandiri UB lebih banyak dibanding gelombang kedua. Maka harus dipikirkan juga strateginya," kata dia.

Baca juga: Daftar Fakultas dan Jurusan di Unair Universitas Airlangga yang Dibuka pada SNMPTN SBMPTN 2021

Pendaftaran gelombang pertama seleksi mandiri akan dilaksanakan mulai 2 - 15 Juni 2021.

Sedang gelombang kedua seleksi mandiri pada 17 Juni sampai 12 Juli 2021.

Jika mengambil mandiri dengan memakai nilai UTBK, maka harus siswa lulusan 2021.

Sedang untuk jalur nilai rapor bagi lulusan 2019, 2020 dan 2021.

Menurutnya, seleksi mandiri diselenggarakan perguruan tinggi sendiri dengan maksimal 30 persen kuota.

Untuk nilai rapor adalah diambil dari nilai pengetahuan beberapa mapel.

Pilihan yang ditawarkan adalah soshum, saintek dan campuran. Ada 28 prodi soshum dan 49 saintek. Sylvianita Widyawati

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved