Breaking News:

Idul Fitri 2021

Khusus Plat Nomor ini yang Boleh Melintas Jembatan Suramadu di Masa Larangan Mudik Idul Fitri 2021

warga Bangkalan ataupun Surabaya yang beraktifitas melalui Jembatan Suramadu harus menyertakan keterangan rutinitas kerja dari lurah atau kades

TRIBUNMADURA.COM/AHMAD FAISOL
Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan melakukan rapid tes terhadap penumpang mobil selain plat nomor M dan L dalam Pemeriksaan dan Penyekatan Rayon Ops Ketupat Semeru 2021 di Pos Pengamanan Suramadu sisi Madura, Sabtu (8/5/2021). 

Reporter: Ahmad Faisol | Editor: Aqwamit Torik 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Ternyata ada plat nomor kendaraan yang boleh melintas jembatan Suramadu.

Tentu saja, ada syarat yang harus disertakan di masa larangan mudik Idul Fitri 2021.

Sedikitnya 50 personel gabungan TNI/Polri, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satpol PP, dan Pemadam Kebakaran diturunkan dalam Pemeriksaan dan Penyekatan Rayon Ops Ketupat Semeru 2021 di Pos Pengamanan (Pospam) Suramadu sisi Madura, Sabtu (8/5/2021).

Sasaran dalam pemeriksaan dan penyekatan yakni kode wilayah kendaraan atau plat nomor mobil pribadi. Jumlah penumpang mobil pribadi tidak luput dari pantauan petugas.

Pemeriksaan juga berlaku pula bagi muatan kendaraan angkutan barang atau sembako,.

Baca juga: Larangan Mudik Berlaku untuk Seluruh Masyarakat, Kunjungi Famili Juga Dilarang Saat Lebaran 2021

Konsep yang terapkan dalam Pemeriksaan dan Penyekatan itu berdasarkan Surat Edaran Satgas Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 terkait Larangan Mudik Hari Raya Idul Fitri dan Pengendalian Covid-19 selama Bulan Suci Ramadhan 1442 H.

Ditambah Peraturan Kementerian Perhubungan (Permenhub) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi selama masa Idul Fitri 2021 dalam rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.

“Permenhub mengatur teknis tentang bagaimana dan siapa yang boleh atau tidak melintas. Khusus kendaraan plat nomor M dan L dengan rutinitas Bangkalan-Surabaya atau sebaliknya, bisa melintasi Jembatan Suramadu,” ungkap Perwira Pengendali Pemeriksaan dan Penyekatan Pospam Suramadu, Iptu Sys Eko Purnomo kepada Surya.

Namun, lanjutnya, warga Bangkalan ataupun Surabaya yang beraktifitas melalui Jembatan Suramadu harus menyertakan keterangan rutinitas kerja dari lurah atau kades dan surat tugas dari perusahaan atau dinas.

“Pemeriksaan mobil plat M dan L tetap dilakukan jika jumlah penumpang lebih dari dua orang. Begitu juga dengan mobil angkutan barang seperti mobil boks, kami periksa muatannya. Khawatir mengangkut penumpang,” tegas polisi yang juga menjabat Kepala Unit Lakalantas Polres Bangkalan itu.

Dalam kesempatan itu, aparat gabungan terpaksa mengarahkan 5 moil pribadi untuk putar balik karena terindikasi mudik dengan banyak barang bawaan dan sarat penumpang. Selain itu, 5 mobil tersebut berplat nomor DK, AE, B, tidak memiliki surat jalan, surat tugas, dan surat keterangan dari lurah/kades.

Eko Sys menambahkan, aparat gabungan akan memberlakukan rapid tes secara terhadap penumpang-penumpang mobil dari luar kota atau plat nomor selain M dan L meski telah melengkapi surat-surat

“Dua orang telah kami rapid tes dan hasilnya non-reaktif, sehingga kami persilahkan lanjut. Mereka seminggu sekali ke Bangkalan untuk ambil barang di Bangkalan Plaza. Untuk hasil reaktif, kami akan arahkan ke Dinas Kesehatan untuk karantina,” pungkasnya. (edo/ahmad faisol)

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved