Idul Fitri 2021

Pedagang Ketupat Dadakan di Surabaya Mulai Menjamur Jelang Hari Raya Idul Fitri, Ini Lokasi Lapaknya

Sejumlah lapak pedagang ketupat menjamur di sejumlah pinggir jalan Kota Surabaya menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/FIKRI FIRMANSYAH
Pedagang ketupat di Kota Surabaya, Selasa (11/5/2021). 

Reporter: Fikri Firmansyah | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H, sejumlah lapak pedagang ketupat menjamur di sejumlah pinggir jalan Kota Surabaya.

Pantauan TribunJatim.com ( grup TribunMadura.com ), ada dua titik lokasi yang sudah mulai disinggahi pedagang ketupat musiman di Kota Surabaya.

Pedagang ketupat musiman tampak berada di depan lampu lalu lintas kawasan Pasar Keputran dan pinggir jalan raya kawasan Pasar Wonokromo.

Kedua lokasi itu memang kerap dijadikan langganan pedagang ketupat musiman untuk menjajakan barang dagangannya.

Para pedagang ketupat musiman biasanya berjualan sejak H-5 Lebaran Hari Raya Idul Fitri hingga tiba malam takbiran.

Baca juga: Cara Membuat Ketupat Agar Padat dan Harum ala Chef Hotel, Pastikan Daun Kelapa sudah Direndam Air

Akan tetapi tak sedikit pula pedagang ketupat musiman yang berjualan hingga tiba lebaran ketupat.

Halimah misalnya, satu di antara pedagang ketupat musiman yang berjualan di pinggir jalan raya kawasan Pasar Wonokromo.

"Monggo buk (mari bu) jenengan lihat dulu, isih wonten (masih banyak) sing janur kuningnya," kata Halimah sembari menawarkan dagangan ketupatnya kepada warga, Selasa (11/5/2021).

Perempuan berusia 41 tahun itu memang sudah menjadi pedagang ketupat musiman di Surabaya sejak lama.

"Dari tahun 1981 saya sudah jadi pedagang ketupat musiman setiap tahunnya di sini," ujar Halimah.

Kala ditemui ( grup TribunMadura.com ), Halimah berharap, Lebaran2021 ini bisa lebih membawah berkah bagi keluarganya jika dibandingkan tahun lalu.

Pedagang ketupat di Kota Surabaya, Selasa (11/5/2021).
Pedagang ketupat di Kota Surabaya, Selasa (11/5/2021). (TRIBUNMADURA.COM/FIKRI FIRMANSYAH)

"Tahun lalu, Allhamdullilah tetap masih laku meski tentunya keuntungannya menurun jika dibandingkan tahun sebelum ada pandemi covid-19," ungkap dia.

"Tahun ini (2021) tentunya saya berharap untung yang lebih banyak dari tahun 2020," kata Halimah sambil merajut janur kuning untuk dijadikan cangkang ketupat.

Halimah juga mengatakan, sehari-harinya dirinya hanya lah seorang ibu rumah tangga biasa.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved