Breaking News:

Ramadan 2021

Tata Cara dan Doa Ziarah Kubur, Penting Dipahami di Musim Lebaran, Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

Berikut ini bacaan doa ziarah kubur, lengkap dengan adab beserta tata cara ziarah kubur. Penting untuk dipahami di musim Lebaran.

Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUN JABAR/FIRMAN SURYAMAN
Berikut ini bacaan doa ziarah kubur, lengkap dengan adab beserta tata cara ziarah kubur. Penting untuk dipahami di musim Lebaran. 

Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM - Salah satu tradisi di Indonesia menjelang Lebaran atau momen Hari Raya Idulfitri, banyak umat Islam melakukan ziarah kubur ke makam orang tua, keluarga, kerabat, guru, dan lain sebagainya.

Ziarah kubur sendiri adalah ibadah yang dianjurkan dalam Islam.

Dalam bahasa Arab, ziarah artinya berkunjung. Istilahnya, ziarah kubur adalah mengunjungi kuburan kerabat, kawan, saudara, baik itu yang muslim atau non-muslim.

Lazimnya, ziarah kubur dilakukan untuk mendoakan orang yang meninggal, mengenangnya, serta melakukan tafakur atas kematian, sebagaimana dikutip dari buku A-Z Ziarah Kubur dalam Islam (2019) yang ditulis Firman Arifandi.

Pada dasarnya, sebelum menjadi ibadah sunah, ziarah kubur dilarang di awal masa kenabian, sebagaimana sabda Rasulullah SAW: “Dahulu saya melarang kalian berziarah kubur, tapi [sekarang] berziarahlah kalian, sesungguhnya ziarah kubur dapat melunakkan hati, menitikkan [air] mata, mengingatkan pada akhirat, dan janganlah kalian berkata buruk [pada saat ziarah],” (H.R. Hakim).

Berdasarkan hadis di atas, hikmah ziarah kubur adalah mengingatkan seseorang pada kematian.

Hidup di dunia hanyalah sementara. Karena itulah, seseorang mesti menyiapkan bekal untuk kehidupannya di akhirat.

Ziarah kubur juga bertujuan untuk melunakkan hati seseorang, sebagai bentuk kasih sayang pada orang terkasih yang sudah mendahuluinya meninggal dunia.

Nabi Muhammad SAW pernah menziarahi kubur ibunya, kemudian beliau menangis, sebagaimana disampaikan Abu Hurairah: "Nabi Muhammad SAW berziarah ke makam ibunya kemudian menangis, lalu menangislah orang-orang sekitarnya," (H.R. Muslim dan Hakim).

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved