Berita Sampang

Seleb TikTok Novita Sari Klarifikasi Soal Video Pernyataan 'Banyak Rakyat Jelata di Pantai Camplong'

Novita Sari mengklarifikasi atas ujarannya yang mengatakan 'banyak rakyat jelata' saat berada di wisata Pantai Camplong, Sabtu (15/5/2021).

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Aqwamit Torik
TikTok Novita Sari
Seleb TikTok Novita Sari klarifikasi soal pernyataan rakyat jelata di Pantai Camplong, Sampang, Madura 

Novita Sari saat berada di pantai tersebut menyebut jika di Pantai Camplong banyak rakyat jelata.

Berdasarkan penelusuran TribunMadura.com, Novita Sari merupakan seleb TikTok yang mempunyai 4.5 juta pengikut.

Novita Sari merupakan gadis asal Sampang, Pulau Madura, Jawa Timur yang kerap mengunggah konten TikTok.

Kini, Novita Sari berumur 17 tahun, ia lahir pada tangggal 6 Januari 2004.

Dalam akun TikToknya, Novita Sari juga kerap berduet dengan seleb TikTok pria. (Aqwamit Torik/TribunMadura.com)

Disoroti Pemkab Sampang

Video viral tentang salah satu selebgram TikTok yang menyampaikan ‘banyak rakyat jelata’ saat berada di wisata Pantai Camplong menjadi sorotan masyarakat, terutama Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya dan Olahraga Disporabudpar Sampang.

Pasalnya, ujaran yang disampaikan oleh pemilik akun Tiktok dengan 4,5 M pengikut dari 355 video yakni, Novitasr_02 atau Novita Sari tersebut kurang layak dibuat.

Plt. Disporabudpar Sampang, Marnilem mengatakan, bahwa awalnya dirinya tidak mengetahui adanya video dengan menyampaikan ikatan yang kurang mengenakkan di lokasi wilayah kerjanya.

Baca juga: Viral Selebgram Ucapkan ‘Banyak Rakyat Jelata’ di Pantai Camplong, Novita Sari Jadi Sorotan Netizen

"Saya tidak tahu soal video itu, tapi saat saya pergi ke tempat potong rambut, banyak orang yang menyebutkan rakyat jelata," ujarnya kepada TribunMadura.com, Sabtu (15/5/2021).

Pasca mengetahui video berdurasi 23 detik tersebut dirinya mengaku menyayangkan video tersebut.

Mengingat, tidak layak disampaikan karena seakan-akan meremehkan orang lain.

"Jadi seakan dia yang kaya, sedangkan yang lainnya rakyat jelata," ujarnya.

Padahal menurutnya, belum tentu semua pengunjung di Pantai Camplong, Sampang pada waktu itu merupakan warga kalangan menengah ke bawah.

"Saya menyayangkan adanya video itu karena menganggap orang lain rendah, padahal di sana (Pantia Camplong) masih banyak warga kalangan menengah di atas," terangnya.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved