Breaking News:

Virus Corona di Malang

RW 09 Kelurahan Tlogomas Malang Terapkan Semi Lockdown setelah 21 Warga Perumahan Positif Covid-19

Semi lockdown di RW 09 Kelurahan Tlogomas Kota Malang dilakukan setelah ada puluhan warga perumahan yang positif Covid-19.

TRIBUNMADURA.COM/M RIFKY EDGAR
Suasana di Perumahan Bukit Hijau dan Permata Hijau, Tlogomas, Kota Malang, Senin (17/5/2021). 

Reporter : Kukuh Kurniawan | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - RW 09 Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, menerapkan mekanisme semi lockdown.

Semi lockdown dilakukan setelah 21 warga Perumahan Bukit Hijau dan Permata Hijau RW 09 Kelurahan TlogomasKota Malang terpapar Covid-19.

Diduga, penyebaran Covid-19 di Perumahan Bukit Hijau dan Permata Hijau itu berasal dari kegiatan keagamaan yang diadakan di Masjid Al Waqar, dalam komplek perumahan tersebut.

"Untuk isolasi bisa dilakukan. Tetapi kami tidak lakukan lockdown (penutupan total)," kata Ketua RW 09 Kelurahan Tlogomas, Adam Wiryawan kepada TribunJatim.com ( grup TribunMadura.com ), Selasa (18/5/2021).

"Artinya (orang dari luar) masih bisa masuk seperti orang jualan sayur," ujar dia.

Baca juga: Kasus Covid-19 Perumahan Bukit Hijau dan Permata Hijau Kota Malang Berawal dari Warga Satu Keluarga

Ia mengungkapkan, alasan pihaknya tidak menerapkan lockdown di wilayahnya tersebut.

"Karena kalau ditutup total, konsekuensinya kami harus menyediakan sarana seperti sayuran dan makanan. Sehingga kami menerapkan, istilahnya semi lockdown," jelasnya.

Selain itu dirinya juga mengaku, dari hasil rapid test antigen yang dilakukan Dinkes Kota Malang pada Senin (17/5/2021). Ternyata, ada penambahan jumlah orang yang terpapar Covid 19.

Sebelum dilakukan rapid test antigen oleh Dinkes Kota Malang, tercatat ada 18 orang yang terpapar Covid 19.

Namun setelah dilakukan rapid tes antigen oleh Dinkes Kota Malang, ternyata ada empat orang yang hasil rapid testnya positif.

Baca juga: 21 Warga Positif Covid-19, Suasana Perumahan Bukit Hijau dan Permata Hijau Kota Malang Tampak Sepi

"Tiga orang merupakan warga sini, sedangkan satu orang merupakan driver (pengemudi) dari salah satu warga perumahan ini. Namun yang driver itu tidak tidur dan tinggal di sini," katanya.

"Makannya saya juga enggak tahu, kok bisa ikut rapid test antigen disini. Meski begitu, hikmahnya kita tahu bahwa yang bersangkutan (driver) itu positif," bebernya.

Karena driver tersebut bukan warga perumahan dan tidak tinggal di situ, maka pihaknya tidak mengikutsertakan driver tersebut dalam data warga perumahan yang terpapar Covid-19.

"Untuk warga kami yang terpapar Covid 19 sebanyak 21 orang. Ke 21 orang warga yang terpapar Covid 19 berasal dari sembilan keluarga. Jadi, sembilan keluarga dalam sembilan rumah," tandasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved