Virus Corona di Sampang

Covid-19 Varian Baru Ditemukan di Sampang Madura, Diduga Dibawa Pekerja Migran Indonesia dari Afrika

Ditemukan virus corona Covid-19 varian baru di Kabupaten Sampang, Madura. Masyarakat diimbau tidak panik.

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Freepik
ILUSTRASI - Covid-19 varian baru ditemukan di Kabupaten Sampang, Madura. 

Reporter: Hanggara Pratama | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Virus corona Covid-19 varian baru ditemukan di Kabupaten Sampang, Madura.

Masyarakat Kabupaten Sampang diimbau tidak panik dengan adanya Covid-19 varian baru tersebut.

Sebab, konsep dasar dari penularan virus corona bisa dicegah penularannya dan dihentikan.

Humas Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kabupaten Sampang, Yuliono mengatakan, Covid-19 varian baru sudah mulai memasuki tiga daerah di Jawa Timur.

Menurutnya, awal mula penyebaran Covid-19 varian baru yang disinyalir dari Afrika itu dari tiga Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang disinyalir terinfeksi.

Baca juga: Varian Baru Covid-19 Ditemukan di Mojokerto, Dibawa WNI setelah Perjalanan Dinas dari Afrika Selatan

"PMI itu pertama dari Jember, kemudian Mojokerto, dan dari Sampang," ujarnya.

Mengetahui hal itu, pihaknya saat ini dalam proses melakukan tracing, traking, tes PCR, dan seterusnya, bahkan hingga isolasi.

"Sejauh ini masih ada satu orang yang terinfeksi corona varian baru ini," ucap Yuliono.

Dijelaskan, jika Corona varian baru ini lebih ganas bila dibandingkan dengan corona yang sebelumnya.

Sebab daya tularnya tinggi, terlebih virus baru ini merupakan hasil mutasi, sehingga berusaha untuk mempertahankan hidup.

"Jadi virus itu membentuk yang lebih tahan dari sebelumnya," tuturnya.

Baca juga: Ada Varian Baru Covid-19 di Jatim, Warga Diingatkan Disiplin Protokol Kesehatan saat Libur Lebaran

Namun, masyarakat diharapkan tidak panik dengan adanya Corona varian baru itu sebab upaya vaksinasi yang dilakukan sebelumnya bisa mengatasinya.

"Tapi dengan catatan proses vaksinasinya memang harus dikelola dengan baik, kemudian sasaran yang divaksin berada di kondisi yang dapat menciptakan antibodi yang berkualitas," terangnya.

Tidak hanya itu, kata Yuliono Dengan disiplin 3 M (Memakai masker, Menjaga Jarak, Menjauhi Kerumunan, Mencuci tangan) juga bisa memutus penyebarannya.

Sebab, konsep dasar penyebarannya tidak jauh dari penularan virus yang lama, kalau penularan itu bisa di cegah dimungkinkan tidak akan terjadi ledakan.

"Alhamdulillah Sampang ini berangsur-angsur membaik, trennya masih kuning, mudah-mudahan segera menjadi hijau secara umum," pungkasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved