Breaking News:

Virus Corona di Malang

Termasuk Ketua RT, 9 Warga Lowokdoro Kota Malang Swab Test setelah Ada Tetangga Positif Covid-19

Sembilan warga Jalan Lowokdoro Kota Malang terkonfirmasi positif Covid-19. Sembilan orang lainnya menjalani swab test PCR di Puskesmas Ciptomulyo.

Penulis: Mohammad Rifky Edgar | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/M RIFKY EDGAR
Puskesmas Ciptomulyo, Kota Malang, Selasa (25/5/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Sembilan warga Jalan Lowokdoro, Kecamatan Sukun, Kota Malang, menjalani swab test PCR di Puskesmas Ciptomulyo, Selasa (25/5/2021).

Pemeriksaan swab test dilakukan pada sembilan warga Jalan Lowokdoro, setelah beberapa hari sebelumnya terdapat sembilan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Kesembilan orang yang menjalani swab test tersebut merupakan kontak erat dari warga yang sebelumnya terkonfirmasi positif Covid-19.

"Ini adalah hari kedua warga harus menjalani swab tesr. Setelah kemarin, kesembilan warga ini juga harus menjalani swab tes," kata Analisis Laboratorium Puskesmas Ciptomulyo, Sari Handayani.

Sari mengatakan, pelaksanaan swab test PCR selama dua hari tersebut merupakan prosedur yang harus dijalani oleh warga yang kontak erat.

Jalan Lowokdoro, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Senin (24/5/2021).
Jalan Lowokdoro, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Senin (24/5/2021). (TRIBUNMADURA.COM/HAYU YUDHA PRABOWO)

Baca juga: Delapan Warga Lowokdoro Kota Malang Positif Covid-19, 1 Orang Meninggal Dunia, Kampung Disterilkan

Terutama bagi warga yang harus di swab secara bersamaan dari satu wilayah.

Nantinya, hasil dari swab tes tersebut akan diumumkan dalam dua sampai tiga hari ke depan.

"Jadi untuk swab dalam satu rombongan ini tidak bisa langsung dikeluarkan. Jadi harus menunggu dua sampai tiga hari," katanya.

"Hal itu bisa terjadi karena ada hasil swab yang abu-abu, dalam artian tidak negatif dan positif. Jadi harus dicermati kembali sebelum diumumkan," ucapnya.

Dari kesembilan orang yang diswab tersebut, salah satunya ialah Ketua RT 06 RW 04 Kelurahan Kebonsari, Agung Harianto.

Saat ditemui di rumahnya, Agung mengatakan, kasus awal penyebaran Covid-19 di Lowokdoro berawal dari sebuah keluarga yang kemudian menyebar ke tetangganya yang kebetulan masih satu keluarga.

Baca juga: Rumah Warga Kampung Lowokdoro Kota Malang Disterilkan, Cegah Penyebaran Covid-19 Antar Tetangga

Total ada sembilan warga yang dinyatakan positif Covid-19 di Lowokdoro.

Dua orang di antaranya telah meninggal dunia pada tanggal 14 dan 20 Mei 2021.

"Saat ini ada tiga yang menjalani isolasi mandiri di rumah," kata dia, Senin (24/5/2021).

"Sisanya ada yang masih dirawat di rumah sakit dan ada yang menjalani isolasi mandiri di safe house," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved