Breaking News:

Virus Corona di Sampang

Pekerja Migran asal Sampang yang Positif Covid-19 Varian Baru Dinyatakan Sembuh, Ini Kata Dinkes

Pekerja Migran Indonesia (PMI) tersebut dikonfirmasi positif Covid-19 varian baru setelah pulang dari negara tempatnya bekerja.

pixabay.com
Ilustrasi virus corona. 

Reporter: Hanggara Pratama | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Seorang pasien Covid-19 di Kabupaten Sampang, Madura, dinyatakan telah sembuh.

Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kabupaten Sampang, Agus Mulyadi mengatakan, pasien Covid-19 yang sembuh itu merupakan seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Sebelumnya, Pekerja Migran Indonesia (PMI) tersebut dikonfirmasi positif Covid-19 varian baru setelah pulang dari negara tempatnya bekerja.

Agus Mulyadi menjelaskan, PMI asal Kecamatan Sokobanah itu telah dinyatakan sembuh pada akhir Mei 2021.

"Sudah dinyatakan sembuh setelah dilakukan pemeriksaan PCR sebanyak dua kali dan hasilnya negatif," ujarnya kepada TribunMadura.com, Rabu (2/6/2021).

Baca juga: Covid-19 Varian Baru Ditemukan di Sampang Madura, Diduga Dibawa Pekerja Migran Indonesia dari Afrika

Dijelaskan dia, awal mula diketahui positif saat dilakukan screening di Bandara Juanda Surabaya.

Sehingga, langsung dilakukan tindakan sesuai prosedur yakni, menjalankan perawatan di RS Lapangan Indrapura Surabaya.

"Jadi yang bersangkutan belum sempat tiba di Madura," terangnya.

Agus Mulyadi menambahkan, salah satu PMI itu menjalankan perawatan di RS selama dua pekan lebih.

Baca juga: BERITA MADURA TERPOPULER HARI INI, Penemuan Mayat di Sumenep hingga Rumah KPM Tak Ditempeli Stiker

"Untuk penanganannya di RS sama dengan covid-19, meskipun tingkat penyebarannya cepat ataupun tingkat keparahannya tinggi," tuturnya.

Sementara, dengan ditemukannya varian baru terhadap salah satu warga Sampang, pihaknya berharap masyarakat tidak panik.

Sebab, dalam menangani hal ini kuncinya ada di screaning untuk memastikan masyarakat yang datang telah terinfeksi atau tidak.

"Hingga saat ini masih belum ada lagi yang terjangkit, jadi masyarakat harap tenang dan tetap disiplin 3 M," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved