Breaking News:

Berita Sampang

Pengendalian Banjir di Sampang Kembali Digenjot, Pemasangan Sheet Pile Sungai Kemuning Dilanjutkan

Pemasangan sheet pile pada bibir Sungai Kemuning yang kembali dilanjutkan untuk meminimalisir banjir di Sampang.

TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Alat berat saat berada di bibir Sungai Kemuning, tepatnya di Jalan Bahagia, Kecamatan/Kabupaten Sampang, Madura, Kamis (3/5/2021). 

Reporter: Hanggara Pratama | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Pemerintah terus berupaya meminimalisir bencana banjir di Kabupaten Sampang, Madura.

Satu di antara upaya menanggulangi banjir di Sampang, yakni dengan pemasangan sheet pile pada bibir Sungai Kemuning yang kembali dilanjutkan dengan anggaran puluhan miliar.

Pemasangan sheet pile Sungai Kemuning sebagai upaya penahan tanah tersebut tidak dapat rampung tahun ini, lantaran  membutuhkan dana besar.

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sampang, Mohammad Zis mengatakan, segala kegiatan yang bersangkutan dengan Sungai Kemuning merupakan wilayah Pemprov Jatim dan Kementerian PUPR.

Sedangkan pihaknya hanya bertugas untuk berkoordinasi dan melakukan pengajuan terhadap Pemprov Jatim dan Pemerintah Pusat.

Baca juga: Cegah Banjir Tahunan di Sampang, Gubernur Siap Normalisasi Sungai Kemuning dan Rancang Floodway

"Kita tidak menyentuh di sana (Sungai Kemuning), sedangkan tahun ini ada kelanjutan pekerjaan sheet pile dari Balai Kementrian PUPR," ujarnya, Kamis (3/6/2021).

Menurutnya, dalam program pengendali banjir tersebut tidak bisa diselesaikan tahun ini lantaran membutuhkan dana yang besar.

Sedangkan, tahun ini dianggarkan sekitar Rp 63 miliar dari kementerian PUPR untuk pemasangan sheet pile di beberapa titik (spot).

Adapun spot yang diutamakan tahun ini merupakan daerah hilir, tepatnya bibir sungai yang berlokasi di wilayah perkotaan Sampang.

"Yang sering tergenang banjir merupakan wilayah kota, jadi daerah rawan yang diutamakan," terang Mohammad Zis.

Mengetahui hal itu, pada tahun selanjutnya akan diusulkan Kembali hingga tuntas, sampai tidak lagi terjadi genangan banjir di Kota Bahari.

"Setelah daerah hilir rampung baru berpindah ke lokasi lainnya," pungkasnya.

Baca juga: BERITA MADURA TERPOPULER HARI INI, Pertemuan 4 Bupati se Madura hingga Adik Mahfud MD Jadi Rektor

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved