Breaking News:

Demo Pilkades Karduluk

Berkas Bacakades Tidak Transparan, Ratusan Warga Tuntut Kepala DPMD Sumenep Moh Ramli Turun Jabatan

Ratusan massa aksi dari Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan mendesak Kepala DPMD Sumenep, Moh Ramli turun jabatan.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Aksi demonstrasi masyarakat ke kantor DPMD Sumenep, Selasa (9/6/2021). 

Reporter: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang akan dilaksanakan pada 8 Juli 2021 mendatang di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Namun, suasana politik ditingkat desa ini kian mendidih.

Ajang pesta demokrasi di kalangan masyarakat bawah kian hari diwarnai persoalan tuntutan ketidakpuasan.

Ujungnya, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep menjadi sasaran.

Ratusan massa aksi dari Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan mendatangi Dinas terkait meminta keadilan Demokrasi.

Para demonstran mendesak Kepala DPMD Sumenep, Moh Ramli turun jabatan.

Baca juga: Geruduk Kantor DPMD Sumenep, Ratusan Warga Desa Karduluk Tuntut 3 Hal dalam Pilkades Serentak 2021

Aksi demonstrasi masyarakat ke kantor DPMD Sumenep, Selasa (9/6/2021).
Aksi demonstrasi masyarakat ke kantor DPMD Sumenep, Selasa (9/6/2021). (TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA)

Baca juga: BREAKING NEWS - Ratusan Warga Demo di Kantor DPMD Sumenep, Tuntut Tiga Hal Soal Pilkades Karduluk

Pasalnya, banyak persoalan Pilkades 2021 yang menurutnya dinilai tak jelas dan beberapa poin dari Perbup Pilkades 2021 perlu direvisi.

"Kita tuntut Kepala Dinas (DPMD) harus turun dari jabatannya," kata koordinator warga Desa Karduluk, Mohammad Afdan Sakuro pada Selasa (9/6/2021).

Alasannya, terkait berkas Bakal Calon Kepala Desa di Desa Karduluk panitia dinilai tidak transparan yang diduga dipengaruhi oleh pihak DPMD.

"Bacakades dari luar desa karduluk itu penyaringannya tidak dilampirkan, bahkan di form 36, 37 Perbup 15 tahun 2021 sebagaimana terlampir dan tak ambigu," teriaknya.

"Ternyata pernyataan ketua panitia pilkades desa karduluk dipengaruhi Kadis DPMD bahwa berkas itu tak harus di keluarkan, dan itu juga diakui oleh pak Kadis. Maka sekara dia harus turun jabatan," deaaknya.

Orasi terus berlangsung dan Kepala DPMD Sumenep, Moh Ramli sudah bersedia menemui para massa aksi tersebut di Jalan  Raya KH. Sajad Kota Sumenep.

Simak artikel lain terkait Kabupaten Sumenep, Pilkades Serentak 2021, Madura

FOLLOW JUGA:

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved