Breaking News:

Berita Mojokerto

Modus Karcis Parkir, Preman Lakukan Pungli Sopir Truk di Kawasan Ngoro Industrial Park Mojokerto

Sopir truk di Kawasan Ngoro Industrial Park (NIP) Kabupaten Mojokerto dimintai uang karcis oleh preman.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/MOHAMMAD ROMADONI
Penangkapan preman yang melakukan pungli terhadap sopir truk di Kawasan Ngoro Industrial Park (NIP) Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Jumat (11/6/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, MOJOKERTO - Kasus pemalakan masih terjadi di Kabupaten Mojokerto, tepatnya di Kawasan Ngoro Industrial Park (NIP) Kecamatan Ngoro.

Dalam kasus itu, Tim Resmob Satreskrim Polres Mojokerto bersama Polsek Ngoro menangkap seorang preman yang kedapatan memalak sopir truk.

Polisi menangkap preman bernama Khoirul Basori (33) warga Dusun Sukorejo, Desa Lolawang Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.

Dalam aksinya, dia meminta uang berkedok pungutan liar ( pungli) berupa karcis parkir pada para sopir saat mereka antre bongkar muatan di dalam wilayah NIP Ngoro, Jumat (11/6/2021) sekitar pukul 19.00 WIB.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Tiksnarto Andaru membenarkan anggotanya menangkap preman yang seringkali melakukan pungli terhadap sejumlah sopir truk di kawasan Ngoro tersebut.

Baca juga: Terjerat Kabel Wifi, Nenek ini Tak Sadarkan Diri setelah Terjatuh dari Motor, Alami Luka di Kepala

"Kami mengamankan pelaku beserta barang bukti uang hasil pungli," ungkapnya saat dikonfirmasi Surya.co.id, Minggu (13/6/2021).

Andaru mengatakan, terungkapnya kasus tindakan premanisme ini bermula saat anggota Resmob Polres Mojokerto melakukan patroli di dekat lokasi kejadian yang mendapat laporan dari para sopir.

Para sopir itu mengaku menjadi korban pungli ketika bongkar muatan di PT.Indoworld kawasan NIP Ngoro.

Pelaku meminta uang ke sejumlah sopir truk dengan modus karcis parkir senilai Rp.10 ribu.

"Pelaku melakukan pungli terhadap sopir sopir truk yang antri bongkar dan diamankan barang bukti berupa 13 bendel karcis parkir, satu bendel kuitansi beserta uang tunai Rp.680 ribu," jelasnya.

Baca juga: Tak Pakai Helm, Emak-Emak di Malang Terjatuh ke Aspal, Membentur Roda Belakang Mobil Pikap Misterius

Berdasarkan hasil penyelidikan yang dikuatkan keterangan saksi, dipastikan pelaku sudah cukup lama melakukan pungli terhadap sopir truk tersebut.

"Pelaku masih dalam penyidikan terkait tindakan pungli sopir truk di kawasan industri Ngoro dan untuk lebih jelasnya akan kami sampai dalam keterangan pers besok," ucap Andaru. (don/ Mohammad Romadoni).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved