Breaking News:

Virus Corona di Surabaya

Polda Jatim Tambahkan K9 alias 2 Ekor Anjing Pelacak di Pos Penyekatan Suramadu Setelah Kericuhan

Agar tak terjadi kerusuhan kembali di Pos Penyekatan Suramadu, polisi menambah K9 di pos Penyekatan Suramadu pada Selasa (22/6/2021).

Penulis: Syamsul Arifin | Editor: Elma Gloria Stevani
Kompas.com/Sherly Puspita
Ilustrasi anjing pelacak. Foto diambil pada Kamis (3/5/2018). 

Reporter: Syamsul Arifin| Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Agar tak terjadi kerusuhan kembali di Pos Penyekatan Suramadu, polisi akan menambah K9 di pos Penyekatan Suramadu dan SIKM sudah diterapkan pada Selasa (22/6/2021).

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko menyebutkan pihaknya akan menyiagakan dua ekor K9.

"Dua unit K9 itu dari Satuan Sabhara Polrestabes Surabaya. Dalam satu unit ini terdapat dua hewan anjing dan dua pawang, untuk menjaga pos," kata Kombes Gatot, Selasa, (22/6/2021).

Selain itu, pihaknya juga akan menyiapkan tim khusus pengurai kerumunan saat rapid di pos Bangkalan, Madura.

"Kami juga akan memperkuat pos yang ada di Bangkalan. Nanti akan dibuat tim khusus yang akan mengurai supaya tidak ada lagi penumpukan," jelas Gatot.

Tak hanya itu, penambahan nakes juga akan diperkuat dalam menekan angka kasus Covid-19 di Madura.

Sebelumnya, Kerusuhan terjadi di pos penyekatan Jembatan Suramadu. Kerusuhan tersebut ditengarai karena ada warga yang tidak setuju untuk di swab tes.

Kejadian ini terjadi pada pukul 04.30 WIB. Terdapat sekumpulan orang berjumlah 50 orang lebih mendatangi pos penyekatan.

Dalam kejadian ini juga sejumlah warga dari massa tersebut juga menyalakan petasan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved