Breaking News:

Berita Ponorogo

Dikeroyok Teman, Santri ini Tewas dengan Banyak Luka, Alami Pendarahan di Rongga Kepala sampai Otak

Santri di Ponorogo yang tewas dikeroyok 4 temannya mengalami luka memar di kepala, lengan, tangan, dan wajah.

Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/SOFYAN CANDRA ARIF SAKTI
Kamar Jenazah RSUD Dr Harjono Ponorogo, Kamis (24/6/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, PONOROGO - Tim Forensik RS Bhayangkara Kediri melakukan autopsi terhadap jenazah M (15). santri di Ponorogo yang tewas dikeroyok 4 teman sesama santri lain.

Dokter Forensik RS Bhayangkara Kediri, Tutik Purwanti mengatakan, dari hasil autopsi ditemukan memar di kepala, lengan, tangan, dan wajah korban.

"Dari pemeriksaan dalam ada pendarahan di rongga kepala sampai otak," kata Tutik, saat ditemui di RSUD Dr Harjono Ponorogo, Kamis (24/6/2021).

"Itu yang menyebabkan gagal nafas sehingga meninggal dunia," sambung dia.

Tutik menyebutkan, banyak luka memar yang terdapat di tubuh korban.

Namun, luka yang paling banyak, sambung dia, berada di badan bagian atas. Mulai dari lengan, dada, leher, dan kepala.

"Kalau luka memar ini karena kekerasan benda tumpul. Tidak ada benda tajam," jelas Tutik.

Baca juga: Gara-Gara Uang Rp100 Ribu, Santri di Ponorogo Meninggal Dunia setelah Dianiaya 4 Teman Sesama Santri

Tim Forensik RS Bhayangkara Kediri seusai autopsi jenazah santri di Ponorogo, Kamis (24/6/2021).
Tim Forensik RS Bhayangkara Kediri seusai autopsi jenazah santri di Ponorogo, Kamis (24/6/2021). (TRIBUNMADURA.COM/SOFYAN CANDRA ARIF SAKTI)

Sebelumnya, seorang santri di salah satu pondok pesantren di Kecamatan Jambon, Ponorogo meninggal dunia, setelah dianiaya teman sesama santri yang lain Selasa (22/6/2021) malam.

M menjadi korban pengeroyokan 4 santri lain yaitu MN (18), YA (15), AM (15), dan AMR (15).

Korban dikeroyok setelah ketahuan mencuri uang salah satu pelaku senilai Rp 100 ribu.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved