Breaking News:

PPKM Darurat di Bangkalan

Hari Pertama PPKM Darurat di Bangkalan, Bupati Ra Latif : Ini Tugas Berat, Tapi Kita Harus Bijaksana

Dalam PPKM Darurat, Kabupaten Bangkalan ditetapkan pada level 3. Bupati Ra Latif memimpin Apel Gelar Pasukan dalam rangka Kesiapan PPKM Darurat.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Elma Gloria Stevani
TribunMadura.com/Ahmad Faisol
Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron memimpin Apel Gelar Pasukan dalam rangka Kesiapan PPKM Darurat di Mapolres Bangkalan, Sabtu (3/7/2021) 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ahmad Faisol

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Di tengah upaya menurunkan angka positif terkonfirmasi melalui Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang dimulai hari ini, Sabtu (3/7/2021), keberlangsungan perputaran ekonomi masyarakat juga menjadi perhatian serius Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 sekaligus Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron (Ra Latif).

Beberapa ketentuan dalam penerapan PPKM Darurat adalah mengurangi aktivitas dunia usaha seperti pembatasan jam operasional pasar tradisional, supermarket, swalayan hingga pukul 20.00 WIB.

Bahkan, pelaksanaan kegiatan makan dan minum di tempat umum seperti warung makan, rumah makan, kafe, pedagang kaki lima, lapak jajanan baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berlokasi pada pusat diwajibkan menerapkan sistem delivery and take away (pengiriman dan tidak makan di tempat).

Ra Latif mengungkapkan, penerapan PPKM Darurat sebagai upaya menekan laju lonjakan Covid-19 di Kabupaten Bangkalan harus dibarengi dengan sikap bijaksana serta humanis saat berinteraksi atau berhadapan dengan masyarakat.

“Di samping tugas berat dalam mengendalikan penularan virus ini, di sisi lain kita harus bijaksana bahwa masyarakat kita juga sedang mengalami kesulitan beraktivitas untuk memenuhi kebutuhan hidup. Semoga kita diberi kemudahan oleh Allah,” ungkap Ra Latif dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Sosialisasi PPKM Darurat di Gedung Rato Ebu, Sabtu (3/7/2021).

Selain unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kesempatan rakor tersebut juga dihadiri sejumlah ketua organisasi keagamaan dan kemasyarakatan, Sekretaris Daerah Kabupaten Bangkalan, pimpinan Organisasi Pemerintah Daerah, para camat, danramil, kapolsek, Ketua Assosiasi Kepala Desa, serta para lurah.

“Kunci sukses penanganan Covid-19 adalah terciptanya sinergitas dan kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI/Polri, ormas-ormas keagamaan, serta para tokoh masyarakat,” harapnya.

Penerapan PPKM Darurat berlaku selama 17 hari ke depan hinggi 20 Juli 2021.

Sebagaimaan telah diinstruksikan Menteri Dalam Negeri yang ditindaklanjuti dengan Keputusan Gubernur Jawa Timur dan Keputusan Bupati Bangkalan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved