Breaking News:

Berita Bangkalan

Sambangi Warga yang Isoman, Bupati hingga Kapolres Terabas Licinnya Jalan Setapak dan Jembatan Kayu

Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron mendatangi rumah sebuah keluarga di Desa/Kecamatan Geger yang tengah menjalani isolasi mandiri.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/AHMAD FAISOL
Jalan licin dan jembatan kayu harus dilewati Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron, Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino, dan Ketua DPRD Bangkalan Muhammad Fahad untuk menyapa dan memberikan bantuan paket sembako dan vitamin kepada sebuah keluarga yang tengah menjalani isolasi mandiri di Desa/Kecamatan Geger, Jumat (9/7/2021) 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALANBupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron ( Ra Latif) bersama Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino dan Ketua DPRD Bangkalan Muhammad Fahad mendatangi rumah sebuah keluarga di Desa/Kecamatan Geger yang tengah menjalani isolasi mandiri, Jumat (9/7/2021).

Ketiga pucuk pimpinan itu melesat dari Mapolres di tengah Kota Bangkalan diguyur hujan lebat.

“Kami ingin masyarakat merasakan, ada pemerintah hadir. Di sana (Kecamatan Geger) ada klaster keluarga yang tengah menjalani isolasi mandiri,” ungkap Ra Latif kepada Surya ( grup TribunMadura.com ).

Setiba di lokasi, ketiga pucuk pimpinan itu tidak bisa melanjutkan perjalanan dengan menggunakan kendaraan roda empat.

Di tengah gerimis, mereka harus berjalan kaki sejauh sekitar 500 meter, melintasi jembatan kayu, hingga menerabas jalan-jalan setapak yang kondisinya licin karena genangan air hujan.

Baca juga: BERITA MADURA TERPOPULER HARI INI Madura Didominasi Zona Merah hingga Kasus Ujaran Kebencian Ulama

Ra Latif menjelaskan, walaupun hanya sebatas memberikan bantuan paket sembako dan vitamin yang nilainya tidak seberapa, namun kehadiran dirinya bersama AKBP Alith dan Muhammad Fahad setidaknya bisa memantau secara langsung kondisi masyarakat yang turut andil untuk patuh dan disiplin menjalani isolasi mandiri.

“Kami tidak akan lelah, sekali lagi kami ingin masyarakat bisa merasakan bahwa kami (pemerintah) ada meski hanya melalui bntuan sembako," katanya.

"Alhamdulillah, tinggal satu anggota keluarga yang masih pemulihan. Anggota keluarga yang lain sudah senbuh,” jelasnya.

Kepada masyarakat Bangkalan, Ra Latif berpesan agar tidak perlu merasa takut untuk memeriksakan diri secara dini ke puskesmas-puskesmas setempat atau ke rumah sakit apabila ada keluhan.

“Entah itu sakit apapun, paling tidak ada penanganan sejak awal. Asumsi ataupun stigma di-covid-kan pelan-pelan harus hilang dari masyarakat. Secara logika, tidak mungkin tenaga kesehatan meng-covid-kan dirinya sendiri,” pungkasnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved