Kumpulan Doa

Pancarkan Aura Kerezekian, Ini Amalan Doa Agar Usaha Laris dan Berkah, Ada Tips Meraih Keberhasilan

Berikut ini tips dan doa agar usaha lancar sebagai usaha untuk mencapai keberhasilan bisnis wiraswasta.

freepik.com
Ilustrasi berdoa - Doa Nabi Sulaiman dalam meminta kekayaan. Doa usaha lancar itu Allah firmankan dalam Quran surat Shod ayat 35. 

Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM - Setiap orang ingin rezekinya terus mengalir.

Pedagang ingin dagangannya laris, pengusaha ingin usaha lancar dan maju, pegawai ingin karirnya terus naik, begitu juga profesi lainnya.

Diantara beberapa pintu rezeki yang disebutkan Islam, salah satunya adalah berdagang.

Profesi inilah salah satu yang pernah dijalani oleh Rasulullah SAW saat usia beliau memasuki 12 tahun.

Bahkan saat usia beliau memasuki 25 tahun beliau pergi berdagang ke Syam untuk berdagang yang saat itu membawa modal dari Sayyidah Khodijah yang kelak menjadi istri beliau.

Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda:

عَنْ رَافِعِ بْنِ خَدِيجٍ قَالَ: قِيلَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيُّ الْكَسْبِ أَطْيَبُ؟ قَالَ: «عَمَلُ الرَّجُلِ بِيَدِهِ وَكُلُّ بَيْعٍ مَبْرُورٍ»

Dari Rafi’ bin Khadij ia berkata, ada yang bertanya kepada Nabi: ‘Wahai Rasulullah, pekerjaan apa yang paling baik?’. Rasulullah menjawab: “Pekerjaan yang dilakukan seseorang dengan tangannya dan juga setiap perdagangan yang mabrur (baik)” (HR. Al Baihaqi dalam Al Kubra 5/263, dishahihkan Al Albani dalam Silsilah Ash Shahihah 607).

Islam mengajarkan kepada kita agar dalam berdagang kita jujur, tidak berbohong, tidak menipu, dan hal-hal buruk lainnya. Islam juga mengajarkan kepada kita keseimbangan dalam berusaha dan berdoa. Berikut beberapa doa yang bisa diamalkan bagi para pedagang.

1. “Allaahumma innii a’uudzubika minal hadami wataraddii wal ghammi wal gharaqi wal hariiq.” Arti, “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kehancuran (dalam usaha), terjatuh (bangkrut), tenggelam dan kebakaran”. (HR. Ahmad, Tirmidzi, dan Abu Dawud)

2. “Al-Hamdu Lillaahil Ladzii Rozaqonii Haadza Min Ghairi Haulin Minnii Wa Laa Quwwatin, Alloohumma Baarik Fiihi.” Artinya: “Segala puji bagi Allah, yang telah memberi rizqi kepadaku dengan tidak ada daya dan kekuatan bagiku, ya Allah semoga Engkau berkahi pada rizqiku.”

3. “Bismil ‘llaahi tawakkaltu ‘ala ‘llaahi. Bismi ‘llaahi ‘lladzi laayadhurru ma ‘asmihii syaium fil ‘lardi walaa fi ‘ssamaa-I wahuwa ‘ssami’u’l ‘allim.” Artinya, “Dengan nama Allah, Aku menyerah kepada Allah. Dengan Nama Allah Yang tidak Melarat serta namaNya suatu juapun yang di bumi dan pula yang di langit dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

4. “Inna nahnu nazzalna adz zikra wa inna lahu lahafidhun” Artinya : Sesungguhnya kami telah menurunkan Al Qur’an dan sesungguhnya Al Qur’an telah dijaga” tiga kali dengan tahan napas dan tiupkan pada dagangan.

Halaman
123
Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved