Breaking News:

Berita Sampang

DPMD Sampang Ungkap Penyebab Bantuan Usaha Lewat Program Jatim Puspa Belum Terealisasi hingga Kini

Program Jatim Puspa yang dijadwalkan akan disosialisasikan kepada masyarakat Kabupaten Sampang pada akhir Juni 2021 belum terlaksana hingga kini.

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sampang Jalan Jaksa Agung Suprapto Kecamatan/Kabupaten Sampang, Madura. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Realisasi program Jatim Puspa untuk masyarakat Kabupaten Sampang yang memiliki usaha belum juga terlaksana.

Bahkan, program Jatim Puspa yang dijadwalkan akan disosialisasikan kepada masyarakat Kabupaten Sampang pada akhir Juni 2021 belum terlaksana hingga kini.

Kepala Bidang Perekonomian dan Teknologi Tepat Guna (TTG) DPMD Sampang, Taufiqurrahman mengatakan, program tersebut langsung dari Provinsi Jawa Timur (Jatim).

Karenanya, Taufiqurrahman menyebut, pihaknya menunggu keputusan dari Pemprov Jatim.

Untuk pencairannya sudah dilakukan oleh pihaknya sejak satu bulan yang lalu karena data penerima sudah divalidasi dan identifikasi.

Baca juga: BERITA MADURA TERPOPULER HARI INI Perantau Diimbau Tak Mudik hingga Beasiswa Kedokteran Unair

"Kami sudah melakukan pengajuan pencairan, tetapi sampai sekarang tidak ada perkembangan," ujarnya.

Ia menambahkan, dari 180 desa yang ada di 14 Kecamatan hanya ada 9 desa dengan jumlah penerima 230 orang.

Jumlah tersebut termasuk dengan nama-namanya sudah ditentukan oleh pemerintah Provinsi.

"Termasuk 9 desa yang dapat bantuan itu juga ditentukan oleh Pemprov Jatim," terangnya.

Lebih lanjut, menurutnya dalam realisasi bantuan ini akan disalurkan secara bergantian.

Sehingga bagi penerima yang ada di desa tersebut sudah menerima bantuan tahun ini, tidak akan menerima bantuan kembali pada tahun selanjutnya.

Sedangkan bagi nama penerima yang sudah ditentukan oleh Pemprov Jatim, nantinya terlebih dahulu dilakukan penyesuaian terlebih dahulu.

"Seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), nama, serta kelayakannya sehingga jika ada penerima yang mampu akan dialihkan ke yang tidak mampu," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved