Breaking News:

Idul Adha 2021

Hewan Kurban Sapi Limousin dari Presiden Jokowi Tiba di Masjid Al Akbar Surabaya, Simak Rinciannya

Diketahui, hewan kurban dari Presiden Jokowi itu dibeli dari peternak di Sukapura, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.

Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Febrianto Ramadani
Sapi kurban dari Presiden Jokowi tiba di Masjid Al Akbar Surabaya, Minggu (18/7/2021) 

TRIBUNMADURA.COM - Hewan kurban jenis sapi Limousin dari Presiden Joko Widodo diterima oleh Masjid Al Akbar Surabaya, Minggu (18/7/2021) sore.

Diketahui, hewan kurban dari Presiden Jokowi itu dibeli dari peternak di Sukapura, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.

Humas Masjid Al Akbar Surabaya, Helmy M Noor menjelaskan berat badan sapi ini sebesar 1242 kilogram, lingkar dada 239 centimeter, panjang badan 194 centimeter, tinggi gumba 154 centimeter, dan lebar pinggul 71 centimeter.

"Insya Allah sore nanti juga datang sapi dari Gubernur Jawa Timur. Termasuk dari Kapolda, dan Pangdam 5 Brawijaya," ujarnya, ketika ditemui di lokasi, Senin (19/7/2021).

Helmy juga menjelaskan, Hewan kurban dari Gubernur Khofifah Indar Parawansa adalah seekor sapi jenis Peranakan Ongole (PO). Beratnya 1050 kilogram, asal Desa Takerharjo, Kecamatan Solokuro, Lamongan.

Semua hewan kurban, kata Helmy, akan dipotong H+1 Hari Raya Idul Adha. Yakni Rabu (21/7/2021) mulai pukul tujuh pagi.

Baca juga: Tata Cara Menyembelih Hewan Kurban dan Bacaan Doanya, Simak Waktu Penyembelihannya

Ada sejumlah petugas khusus yang sudah disiagakan untuk merawat dan menjaga bergantian, supaya hewan kurban merasa nyaman dan bahagia sebelum disembelih

"Distribusinya daging kami tidak mengundang orang, tidak menyebar kupon, tapi justru tim dan relawan akan mendatangi sasaran yang datanya sudah didapat dari kelurahan sekitar masjid," paparnya.

"Ini demi menjaga protokol kesehatan. Termasuk penyembelihan kami tidak mengundang siapa siapa. Kecuali petugas penyembelihan. Proses tersebut juga tidak kalah penting menerapkan prokkes," imbuhnya 

Helmy berharap, masyarakat bisa memahami situasi saat ini masih pandemi dan PPKM Darurat. Karena itu, ia mengajak bersama sama menjaga prokes.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved