Breaking News:

Berita Malang

Banyak Warga Kota Malang yang Tak Melapor saat Menjalani Isolasi Mandiri, Dinkes Ungkap Dampaknya

Masih banyak masyarakat yang belum melaporkan tengah menjalani isolasi mandiri.

Penulis: Mohammad Rifky Edgar | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/ERWIN WICAKSONO
Kepala Dinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif. 

Pemantauan yang dilakukan dengan melihat kondisi secara klinis dari warga yang isoman.

Apakah nanti dirujuk, ataupun tetap harus menjalani isoman di rumah

Setelah itu ada pemberian obat-obatan dari puskesmas terdekat apabila ada gejala ringan dari warga yang isoman.

"Dengan begitu, nanti kami bisa melihat perjalanan klinisnya. Oh ini tetep isoman di rumah atau harus dirujuk ke Rumah Sakit. Sehingga ini mengurangi kasus-kasus yang terlambat dilakukan rujukan," ucapnya.

Begitu juga untuk kasus kematian kata dr Husnul kasus kematian yang telah terlaporkan dengan kasus kematian yang menjalani isoman tanpa laporan itu berbeda.

Pasien isoman yang meninggal dunia dalam perawatan telah terdaftar datanya di Dinkes Kota Malang.

Hal ini memudahkan Dinkes dalam merilis kasus meninggal dunia akibat Covid-19.

Berbeda dengan masyarakat yang menjalani isolasi mandiri tanpa laporan. Hal ini tidak tercatat dalam sistem konfirmasi yang ada di Dinkes.

Sehingga kalaupun ada kasus meninggal, tetap dicatat oleh Dinkes, meskipun daftar namanya belum masuk di NAR.

"Misalnya saya isoman, kemudian saya gak lapor kemana-mana. Kemudia saya meninggal dan masuk ke rilis, lah daftar sebelumnya gak ada nama saya tapi tiba-tiba meninggal. Begitu sistemnya," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved