Breaking News:

Berita Malang

Jelang HUT Kemerdekaan, Penjual Bendera Menjerit, Omzet Penjualan Menurun Dibanding Tahun Sebelumnya

Penjual bendera di Kota Malang mengeluhkan omzet penjualannya yang menurun drastis tahun ini dibanding tahun lalu.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/KUKUH KURNIAWAN
Penjual bendera, Anton, melayani pembeli di lapaknya Kota Malang, Selasa (3/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Madura Network, Kukuh Kurniawan

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Penjual bendera di Kota Malang mengeluhkan omzet penjualannya yang menurun drastis tahun ini.

Anton (42), penjual bendera di sekitar Kelurahan Sawojajar, Kota Malang, misalnya.

Ia mengaku, penjualan benderanya pada tahun ini lebih sepi dibandingkan tahun 2020 lalu.

Meski dua pekan lagi Indonesia merayakan HUT Kemerdekaan ke 76, hal itu tetap tidak berpengaruh dengan penjualan benderanya.

"Sekarang musim pandemi (Covid-19) ini lagi naik-naiknya. Orang sudah enggak mikir bendera, meski sebentar lagi pesta kemerdekaan," kata dia kepada TribunJatim.com ( grup TribunMadura.com ), Selasa (3/8/2021).

"Mungkin masyarakat sekarang fokus ke kesehatan sama menghindar dari bahaya Covid-19," ujarnya.

Ia menjelaskan, pada tahun 2021 ini, ia berjualan sejak tanggal 25 Juli hingga 16 Agustus 2021. Dengan jam buka pada pukul 07.00 WIB hingga 19.00 WIB.

Anton juga mengatakan, penurunan omzet pada tahun 2021 ini terbilang cukup drastis.

"Di tahun tahun sebelumnya, per hari bisa mengantongi uang hingga Rp 4 juta. Namun di tahun 2021 ini, sehari hanya bisa mengantongi Rp 800 ribu saja," jujurnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved