Breaking News:

Berita Pamekasan

Polwan Polres Bangkalan Sebar 250 Paket Sembako untuk Pelaku UMKM Batik Terdampak Pandemi Covid-19

Polwan Polres Bangkalan menyalurkan 250 paket bantuan sembako kepada para pelaku UMKM Batik Madura terdampak pandemi Covid-19.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Elma Gloria Stevani
TribunMadura.com/Ahmad Faisol
Ketua Bhayangkari Cabang Bangkalan sekaligus istri Kapolres Bangkalan, Ny Novi Alith Alarino secara simbolis menyerahkan bantuan paket sembako dalam rangka Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari Ke-69 dan Hari Jadi Ke-73 Polwan RI di Mapolres Bangkalan, Jumat (20/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com Network, Ahmad Faisol

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Gelombang penyaluran bantuan sosial (bansos) mulai dari Pemkab Bangkalan dan TNI/Polri di tengah Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) akibat pandemi Covid-19 hingga saat ini masih terus berlangsung.

Kali ini giliran Polwan Polres Bangkalan menyalurkan 250 paket bantuan sembako kepada para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Batik Madura terdampak pandemi Covid-19 dalam rangka Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari Ke-69 dan Hari Jadi Ke-73 Polwan RI di Mapolres Bangkalan, Jumat (20/8/2021).

“Sasarannya adalah masyarakat terdampak Covid-19, salah satunya mereka yang bergerak di bidang UMKM. Kondisi pandemi seperti ini melumpuhkan ekonomi masyarakat,” ungkap Andjar kepada TribunMadura.com.

Sebanyak 250 paket sembako tersebut berisikan 5 Kg beras, 1 liter minyak goreng, 1 Kg gula, 1 kotak kopi dan teh, 5 bungkus mi instan, 2 kaleng sarden, 1 botol kecap dan 1 kaleng susu kental manis.

Secara simbolis, paket bantuan sembako itu diserahkan langsung di Mapolres Bangkalan kepada tiga pelaku UMKM Batik oleh Ketua Bhayangkari Cabang Bangkalan sekaligus istri Kapolres Bangkalan, Ny Novi Alith Alarino.

Ia juga memberangkatkan ratusan paket sembako yang diangkut dengan kendaraan operasional Sat Sabhara dan bus Polres Bangkalan.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bangkalan, Iskandar Ahadiyat mengungkapkan, pihaknya telah mengajukan sejumlah 3.520 data UMKM Kabupaten Bangkalan ke Pemerintah Pusat untuk mendapatkan bantuan senilai Rp 1,2 juta per UMKM.

“Namun 470 data UMKM di antaranya dikembalikan karena beberapa permasalahan. Dari 470 data itu, sejumlah 244 data UMKM di antaranya diperbaiki dan diajukan ulang,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, proses pengajuan telah ditutup pada tanggal 12 Agustus 2021 dan saat ini sudah proses pencairan melalui Bank BRI dan BNI. Bagi pelaku UMKM yang belum tercover, lanjutnya, bisa melalui TNI/Polri dengan bantuan yang hampir sama dan nominal yang sama.

“Belum bisa dipastikan apakah bantuan yang kami ajukan itu akan dibuka lagi, masih menunggu dari informasi lebih lanjut dari Pemerintah Pusat,” pungkasnya.

Simak artikel lain terkait Pemkab Bangkalan

Simak artikel lain terkait Kabupaten Bangkalan

Simak artikel lain terkait Madura

FOLLOW JUGA:

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved