Berita Malang

Kota Malang Masuk PPKM Level 3, Polresta Malang Kota Siapkan Kebijakan Ganjil Genap, Ini Konsepnya

Kota Malang akan menerapkan sistem ganjil genap selama masa penerapan PPKM Level 3.

TRIBUNMADURA.COM/KUKUH KURNIAWAN
Jalan Ijen, Kota Malang, Jumat (27/3/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Madura Network, Kukuh Kurniawan

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Malang Raya kini masuk ke dalam PPKM Level 3.

Menanggapi hal itu, Polresta Malang Kota akan menerapkan kebijakan ganjil genap.

Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto mengatakan, dengan diterapkannya PPKM Level 3 di Kota Malang tidak membuat pihaknya lengah.

"Ada kelonggaran, tetapi tidak membuat kita semakin lengah. Jadi dengan level 4 turun menjadi level 3, sebenarnya tidak ada perbedaan yang signifikan," kata dia kepada TribunJatim.com ( grup TribunMadura.com ), Selasa (31/8/2021).

"Dan mungkin kami akan membuat suatu gambaran baru, salah satunya menerapkan kebijakan ganjil genap di wilayah Kota Malang terhadap jalan jalan tertentu," ujarnya.

Baca juga: Kota Malang PPKM Level 3, Pembelajaran Tatap Muka Sekolah Bisa Dimulai Pekan Depan

AKBP Budi Hermanto mengungkapkan, urgensi penerapan ganjil genap setelah melihat kondisi lapangan yang ada.

"Kami melihat, anggota TNI Polri dan Satpol PP yang melakukan penyekatan di berbagai tempat ini kan rentan terpapar Covid. Sehingga, kita harus atur pembatasan kegiatan masyarakat dengan cara ganjil genap," jelasnya.

Ia menjelaskan, kebijakan ganjil genap itu masih wacana dan perlu dimatangkan kembali lewat rapat koordinasi yang akan dilakukan dalam waktu dekat.

"Nanti masalah itu, kami rapat koordinasi mengundang PHRI, paguyuban pedagang pasar, mal dan tempat wisata. Termasuk melibatkan civitas akademis, yaitu pakar sosiolog, pakar kebijakan publik, dan pakar virus serta epidemologi," katanya.

" Dalam rapat koordinasi itu, juga akan kami bahas pemadaman lampu PJU dan penyekatan, apakah kebijakan itu masih dibutuhkan atau tidak," ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Malang Kota, AKP Yoppi Anggi Khrisna menuturkan, pelaksanaan kebijakan ganjil genap di Kota Malang akan mirip dengan yang telah dilakukan oleh DKI Jakarta.

"Namun, penerapannya di Kota Malang belum bisa langsung diterapkan ke semua kendaraan. Mungkin kita prioritaskan dulu untuk roda empat," terangnya.

Dirinya menuturkan, pihaknya masih akan berkoordinasi dengan Polda Jatim dan Ditlantas Polda Jatim terkait penerapan kebijakan ganjil genap.

"Karena di Kota Malang ini kan ada jalan provinsinya juga. Nanti saya akan koordinasi dengan Polda Jatim dan Ditlantas Polda Jatim, agar kita rapatkan dan rekomendasinya seperti apa. Karena kebijakan itu (kebijakan ganjil genap) harus dikeluarkan dalam bentuk Perwali," kata dia.

"Kalau dalam bentuk Perwali, kita bisa lakukan penindakan di situ," bebernya.

Yoppi juga menambahkan, pihaknya masih belum memetakan jalur mana saja yang akan diterapkan kebijakan ganjil genap tersebut.

"Bisa jadi jalan protokol. Kami harus melihat Google Traffic, mana jalur yang paling ramai dilalui kendaraan," tandasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved