Breaking News:

Berita Lamongan

Koin Kuno Hingga Batu Bata Ditemukan di Lamongan, Warga yang Temukan Malah Menjualnya ke Kolektor

Banyak warga Desa Sukosongo Kecamatan Kembangbahu, Lamongan yang menemukan benda tersebut kemudian menjualnya ke kolektor.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Hanif Manshuri
Keping koin kuno dan lokasi penemaun yang diamankan Disparbud dari warga. Sebagian telah berpindah tangan dijual warga, Jumat (3/9/2021) 

TRIBUNMADURA.COM, LAMONGAN - Viral penemuan benda kuno dan bersejarah di kota Lamongan.

Warga menemukan beberapa benda kuno di antaranya koin dan batu bata.

Banyak warga Desa Sukosongo Kecamatan Kembangbahu, Lamongan yang menemukan benda tersebut kemudian menjualnya ke kolektor.

Temuan itu sampai ke telinga Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Lamongan dan Disparbud harus mengeksekusi, yakni mengamankan sejumlah koin kuno dari tangan warga Desa Sukosongo, Kecamatan Kembangbahu, Jumat (3/9/2021).

Kasi Museum dan Sejarah Purbakala Disparbud Lamongan, Edy Suprapto mengatakan, informasi  sejumlah koin kuno tersebut munculnya berawal di media sosial Facebook.

Baca juga: Rasa Penasaran Menuntun Hanan Mengecek Gumpalan di Sawah, Semula Tak Dihiraukan, Ternyata Benda Kuno

Bahkan, warga  beramai-ramai mencari koin kuno.

Foto dalam unggahan tersebut memperlihatkan,  warga telah mengumpulkan begitu banyak benda menyerupai koin kuno yang dimasukkan ke dalam wadah ember.

"Kami lalu datangi  lokasi terkait  berita yang viral di medsos, khususnya Facebook, yakni penemuan koin kuno di Desa Sukosongo, Kecamatan Kembangbahu," kata Edy.

Namun, ketika Disparbud tiba di lokasi, koin-koin yang ditemukan warga hanya tinggal beberapa keping saja, karena sebagian sudah dijual oleh warga.

"Yang sebagian telah dijual ke kolektor asal Surabaya, " katanya.

Warga yang menemukan koin kuno dan telah dijualnya ke orang lain juga dibenarkan Kepala Desa Sukosongo,  Ahmad Zainal Arifin.

Benda-benda kuno yang masih ada di tangan warga kini diamankan oleh Disparbud Lamongan.

"Selain beberapa keping koin kuno, juga batu bata," ujarnya.

Pihaknya bersama Pemerintah Desa Sukosongo telah meminta warga untuk menghentikan kegiatan pencarian koin kuno tersebut.

Karena itu dilarang dan  melanggar Pasal 26 ayat 4, Undang Undang RI Nomor 11 tahun 2010, tentang cagar budaya.

Pasal tersebut berbunyi, Setiap orang dilarang melakukan pencarian cagar budaya atau diduga cagar budaya dengan penggalian, penyelaman atau pengangkatan di darat dan atau di air,  sebagaimana dimaksud pada ayat 2, kecuali dengan izin pemerintah atau pemerintah daerah sesuai dengan kewenangannya.

Disparbud Lamongan segera berkoordinasi dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur, untuk melakukan kajian lebih lanjut terkait tenun koin kuno di Desa Sukosongo tersebut. 

"Akan diketahui sejarah koin kuno itu, " pungkasnya.(Hanif Manshuri)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved