Breaking News:

Berita Jawa Timur

Kasus Covid-19 di Jatim Diklaim Terkendali, Gubernur Khofifah: BOR Mingguan di Bawah Standar WHO

Khofifah Indar Parawansa mengklaim jika kasus Covid-19 di Jatim sudah terkendali.

TRIBUNMADURA.COM/FATIMATUZ ZAHROH
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyebut, kasus Covid-19 di Jatim sudah terkendali.

Khofifah Indar Parawansa mengatakan, hal tersebut dapat terlihat dari penurunan kasus baru Covid-19 di Jatim dalam beberapa hari terakhir.

Bahkan, kata dia, bed occupancy rate (BOR) di Jawa Timur untuk perawatan Covid-19 saat ini sudah 27 persen.

“Yang patut kita syukuri adalah saat ini Jawa Timur sudah bebas zona merah," kata Gubernur Khofifah, Sabtu (4/9/2021)

"Saat ini BOR mingguan kita sudah 27 persen. Angka ini sudah jauh di bawah standar WHO,” sambung dia.

Berdasarkan update terbaru BOR untuk ICU covid-19 di Jatim sudah mencapai 35 persen, BOR RS darurat 25 persen, BOR isolasi di RS sebesar 20 persen, BOR di rumah isolasi 20 persen. Rumah isolasi BOR nya adalah 20 persen.

Dikatakan Khofifah bahwa PPKM Darurat berdampak signifikan di Jawa Timur.

Ia merinci jika dibandingkan dengan sebelum PPKM Darurat dengan kondisi saat ini, penurunan BOR ICU turun 42 persen, BOR isolasi di RS turun 60 persen, BOR RS Darurat turun 43 persen, BOR rumah isolasi turun 30 persen.

“Terjadi penurunan BOR Covid-19 baik di RS statis, RS darurat, maupun RS isolasi setelah PPKM Darurat," katanya.

"Hal ini patut kita syukuri dengan bentuk tidak pengah tetap ketat menerapkan protokol kesehatan,” tegas Khofifah

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved