Kumpulan Doa
Doa Nabi Muhammad Usai Salat Subuh, Mendapat Berkah Sekaligus Rezeki yang Melimpah, Amalkan Rutin
Amalkan setiap hari, insya Allah rezeki dan kebutuhan akan senantiasa terpenuhi. Dalam hal ini manusia dianjurkan untuk sealu berusaha dan tawakkal
TRIBUNMADURA.COM - Simak bacaan doa sesuai tuntunan Nabi Muhammad SAW yang dibaca usai salat subuh.
Amalkan setiap hari, insya Allah rezeki dan kebutuhan akan senantiasa terpenuhi.
Dalam hal ini manusia dianjurkan untuk sealu berusaha, tawakkal dan berdoa.
Berdoa kepada Allah juga salah satu bentuk ikhtiar manusia untuk mendapatkan hal yang diinginkan.
Jika hal itu sudah dilakukan dengan ikhlas, maka hati manusia akan tenang dan kebutuhan tercukupi.
Hanya Allah yang bisa mencukupi kebutuhan manusia. Karenanya, teruslah berdoa memohon kepada Allah.
Berikut doa Nabi Muhammad SAW yang dibaca setelah shalat Subuh.
Baca juga: Jauh dari Musibah Rezeki Lancar, Amalkan Bacaan Doa Pagi Hari Seperti yang Dicontohkan Nabi Muhammad
Doa sebagai penghubung dan alat komunikasi antara hamba dan sang pencipta. Namun banyak yang tidak berdoa kepada Allah ketika punya hajat.
Banyak manusia yang merasa telah berbuat hal yang sia-sia saat doanya tak terkabul.
Imam Nawawi dalam Kitab Riayadhu Sholihin mengutip sebuah hadits Nabi Muhammad SAW yang menyoroti kejadian di atas,
وعن أبي هريرة رضي الله أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال:” يستجاب لأحدكم ما لم يعجل: يقول قد دعوت ربي، فلم يستجب لي”. متفق عليه
Diriwayatkan dari Abi Hurairah RA bahwasanya Rasulullah SAW bersabda: Doa yang dipanjatkan oleh seorang akan dikabulkan oleh Allah selagi tak tergesa-gesa dengan mengatakan: aku telah berdoa kepada Tuhanku tetapi tak dikabulkan oleh-Nya. (Muttafaqun Alaihi).
Namun ketika Allah belum mengabulkan doa hamba-Nya bukan berarti Allah tak mendengar doa hamba-Nya tetapi boleh jadi Allah mengganti dengan sesuatu yang lebih baik dan yang lebih dibutuhkan hamba-Nya.
Rasulullah merupakan hamba yang paling dekat dan disayangi oleh Allah SWT. Namun Rasulullah tak merasa besar kepala, sombong dan angkuh.
Hal itu harus dipelajari dan diikuti umatnya, agar tak cepat puas dan bangga dengan kebaikan yang dilakukan.