Breaking News:

Berita Malang

Sempat Anjlok, Harga Cabai Rawit dan Bawang Putih Mulai Merangkak Naik

Harga cabai rawit dan bawang putih di Pasar Besar Kota Malang kini mulai merangkak naik berkisar antara Rp 24.000 per kilogram untuk bawang putih

Editor: Samsul Arifin
Tribun Jatim Network
Harga cabai rawit di Pasar Besar Kota Malang mulai merangkak naik, Jumat (10/9/2021 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Rifky Edgar

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Harga cabai rawit dan bawang putih di Pasar Besar Kota Malang kini mulai merangkak naik, Jumat (10/9).

Harganya pun kini berkisar antara Rp 24.000 per kilogram untuk bawang putih, dari sebelumnya berada di kisaran harga Rp 22.000 per kilogram.

Begitu juga untuk cabai rawit, yang kini telah merangkak naik di angka Rp 18.000 per kilogram dari sebelumnya hanya Rp 15.000.

Aliyah, salah satu pedagang sayur mayur di Pasar Besar mengatakan, bahwa naiknya harga ini terjadi sejak sepekan yang lalu.

Sedangkan untuk cabai rawit merangkak naik mulai dua tiga hari yang lalu.

Baca juga: Wisata ke Bromo Dibuka, Hanya Melayani 25 Persen Wisatawan Inbox, Ini Cara Daftarnya

"Minggu lalu harga cabai, bawang, ini sempat anjlok. Tapi sekarang mulai naik pelan-pelan per Rp 1.000 hingga saat ini Rp 2.000-3.000," ucapnya.

Meski harga mulai naik, Aliyah mengaku, bahwa permintaan dari konsumen saat ini masih kurang.

Padahal, di musim kemarau ini kondisi bawang putih atau pun cabai rawit bagus-bagus.

Berbeda dengan di musim hujan yang kondisinya banyak yang kurang bagus.

Dalam sehari, Aliyah hanya mampu menjual cabai rawit di kisaran 15-20 kilogram saja.

"Dengan kondisi saat ini, kami takut menyetok. Jadi kami tinggal ambil aja. Karena kalau nyetok takutnya rusak, meski cabainya ini bagus-bagus," ucapnya.

Selain cabai rawit dan bawang putih yang mulai merangkak naik, harga kebutuhan pokok lainnya seperti bawang merah dan cabai merah besar juga mulai naik.

Untuk bawang merah harganya Rp 26.000, sedangkan cabai merah besar Rp 18.000.

"Memang kalau musim kemarau kondisinya bagus-bagus, stok melimpah. Beda dengan musim hujan. Stok sedikit, banyak yang rusak. Dan harganya juga naik," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved