Berita Situbondo
Kantor Dinkes Situbondo Diserbu Ratusan Pelajar Dan Masyarakat Ikuti Vaksinasi
Ratusan pelajar dan masyarakat menyerbu kantor Dinas Kesehatan Situbondo untuk mengikuti vaksinasi covid 19
Penulis: Izi Hartono | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM, SITUBONDO - Ratusan pelajar dan masyarakat menyerbu kantor Dinas Kesehatan Situbondo.
Kedatangan massa dari berbagai kalangan itu, mereka untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 yang digelar otoritas jasa keuangan (OJK) dan perbankkan serta Dinas Kesehatan Situbondo.
Dalam kegiatan tersebut , gerakan peduli inssn perbankkan dalam program akselerasi vaksinasi nasional, menyedikan sebanyak 700 vaksnasi.
Kepala OJK Jember, Hardi Rofiq Nasutian mengatakan, peran serta OJK dalam vaksinasi ini, agar imun masyarakat semakin tinggi dan prekonomian masyarakat bangkit.
"Mau tidak mau karena ini pandemi, ekonomi bisa bergerak kalau mobilisasinya tinggi. Maka ketahanan dari dalam harus dipersiapkan dan harus divaksin, " ujar Hardi Rofiq Nasutian setelah meninjau pelaksanaan vaksinasi di Dinas Kesehatan Situbondo.
Baca juga: Anggota DPRD Diduga Telantarkan Istri Muda, DPC Partai Demokrat Situbondo Langsung Bertindak
Menurutnya, dalam vaksinasi saat ini pihak OJK bekerja sama dengan perbankkam dan Pemerintah Kabupaten Situbondo.
"OJK menyiapkan vaksin sebanyak 200 dan Pemkab 500 vaksin ." katanya saat dikonfirmasi sejumlah wartawan.
Vaksinasi ini, kata Hardi, nantinya OJK akan mempersiapkan sebanyak 12 ribu vaksin hingga akhir Desember 2021 dan akan disebar dilima kabupaten, diantaranya Kabupaten Jember, Situbondo, Bondowowo, Banyuwangi dan Lumajang.
" Sebanyak 2000 vaksin yang ada saat ini, kita akan dihabiskan dalam minggu ini," tukasnya.
Untuk meratakan vaksinasi covid 19 ini, lanjut Hardi, pihaknya akan bekerja sama dengan pihak perbankkan yang ada di daerah yang berdekatan dengan masyarakat.
"Kalau hanya di kota, maka yang vaksin hanya orang kota. Nanti kita coba cabang perbankkan yang ada si kelurahan dan desa. Atau kita tawarkan ke pesantren, " jelasnya.
Alasan penyasaran vaksinasi di pesantren, dikarenakan akan memberikan efek dan
informasi yang luas. baik itu kepada masyarakat di sekitar pesantren dan para santri.
"Efek dominonya sangat besar, apalagi sekarang di Jakarta sudah dor to dor. Untuk target nasional kita sudah 60 persen, " ujarnya.
Sementara itu, Bupati Situbondo, Karna Suswandi mengatakan, pihaknya akan berupaya secara maksimal agar vaksinasi ini terus meningkat sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk mensosialisaikan pentingnya vaksinasi.
"Vaksknasi ini dalam rangka menjaga kekebalan tubuh, apalagi sekarang talk linenya mengarah herd immunity atau kekebalan secara kelompok, " kara Bung Karna, panggilan Bupati Situbondo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/situbondo-vaksinasi.jpg)