Breaking News:

Berita Sampang

Bupati dan Wakil Bupati Sampang Tinjau Hari Pertama Pelaksanaan Tes Kompetensi PPPK Guru

Bupati dan Wakil Bupati Sampang tinjau pelaksanaan hari pertama tes Seleksi Kompetensi PPPK Guru 2021

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Samsul Arifin
TribunMadura.com
Bupati dan Wakil Bupati Sampang tinjau pelaksanaan hari pertama tes Seleksi Kompetensi PPPK Guru 2021, Senin (13/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Bupati dan Wakil Bupati Sampang tinjau pelaksanaan hari pertama tes Seleksi Kompetensi PPPK Guru 2021, Senin (13/9/2021).

Secara berurutan peninjauan dilakukan langsung ke tiga lokasi tes kompetensi, mulai SMA Negeri 1 Sampang.

Kemudian bergeser ke SMK Negeri 1 Sampang dan terakhir ke SMK Negeri 2 Sampang.

Kegiatan itu didampingi Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Cabang Kabupaten Sampang, Assyari.

Turut hadir Plt. Kepala BKPSDM Sampang Arif Lukman Hidayat, Plt. Kepala Disdik Sampang Nor Alam, dan Plt. Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Sampang Agus Mulyadi.

Baca juga: Pelaksanaan Test SKD di Sampang Digelar 4 Hari, Catat Jadwal dan Syaratnya

Bupati Sampang, Slamet Junaidi mengatakan bahwa, peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan seleksi PPPK berlangsung dengan lancar.

Sebab, pihaknya menginginkan dari 1.700 peserta yang mengikuti seleksi saat ini, 371 orang diantaranya lolos dengan nilai passing grade.

"Untuk kuota PPPK guru yakni 371 peserta dan kegiatan ini merupakan ikhtiar kami meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Sampang,” ujarnya.

"Jika nantinya peserta yang memnuhi passing grade kurang dari angka 371 orang, kami akan melakukan rekrutmen lagi," imbuhnya.

Ia mengungkapkan, jika memang kebutuhan guru berstatsu ASN di Kabupaten Sampang saat ini kondisinya kurang, bahkan kekurangan itu sekitar 2.000 guru.

Sehingga, tidak hanya mengandalkan rekrutmen PPPK kali ini, pihaknya terus menyusulkan ke Kemenpan RB untuk memenuhi kuota guru tersebut.

"Untuk memenuhi itu, kita bertahap dan pemerintah daerah hanya bisa menyusulkan kebutuhan ASN," tuturnya.

"Insyallah di tahun depan rekrutmen kembali digelar, tapi kami tetap mengacu APBD kita tentang penggajiannya karena kita bukan hanya bisa merekrut tapi juga menggaji," tambahnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved