Berita Jawa Timur

Kepala BKD Jatim Imbau Peserta Datang 1,5 Jam Sebelum Tes SKD CPNS 2021 Berlangsung, Ini Sebabnya

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Timur, Indah Wahyuni mengimbau, setiap peserta datang 1,5 jam sebelum tes SKD CPNS 2021 berlangsung.

TRIBUNMADURA.COM/FATIMATUZ ZAHROH
Peserta CPNS 2019 Pemprov Jatim di Graha Unesa Lidah Wetan, Senin (10/2/2020) siang. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Timur, Indah Wahyuni memastikan, tes SKD CPNS 2021 dan PPPK Pemprov Jatim akan diselenggarakan pada Selasa (14/9/2021) besok.

Pelaksanaan tes SKD CPNS 2021 Pemprov Jatim digelar di Graha Unesa Lidah Wetan, Surabaya mulai pukul 08.00 WIB.

Indah Wahyuni mengimbau, setiap peserta datang 1,5 jam sebelum tes. Karena waktu tersebut digunakan untuk sejumlah pemeriksaan pada peserta.

“Kenapa kok lama, karena butuh waktu bagi panitia mengecek nomor peserta, lalu tes suhu, memeriksa surat swab, serta juga sertifikat vaksinnya, peserta juga butuh mencari lokasi tesnya. Serta yang tidak ketinggalan juga ada pengumpulan tas," kata Yuyun, pada Surya ( grup TribunMadura.com ), Senin (13/9/2021).

"Sebab biasanya ada saja yang bawa jimat atau semacamnya tidak diperkenankan dan tas akan dikumpulkan di lantai dua,” tegas dia.

Baca juga: Tes SKD CPNS 2021 di Jember Dimulai Besok, Inilah Dokumen-Dokumen yang Wajib Dibawa Peserta Ujian

Jika ada peserta yang suhu tubuhnya di atas normal juga disediakan ruangan khusus. Sehingga ia terpisah dengan peserta sehat lainnya.

Lebih lanjut Yuyun mengatakan bahwa besok SKD akan diselenggarakan sebanyak 3 sesi.

Dengan menyiapkan 400 unit komputer, dalam sehari akan dilakukan tes untuk 1.200 peserta dengan durasi 100 menit untuk CPNS dan 130 menit untuk PPPK non guru.

SKD digelar berbasis Computer Asissted Test (CAT). Soal yang dikeluarkan bersifat acak dan hasil nilainya keluar secara realtime dan siapapun bisa mengecek nilai peserta lainnya.

“Jadi pesan saya jangan telat. Karena kalau telat dia yang rugi karena waktunya sudah ditentukan 100 menit kalau telat ya waktu mengerjakan soal akan berkurang,” tegasnya.

Karena masih dalam kondisi pandemi covid-19, pelaksanaan SKD dilakukan dengan memperhatikan ketat protokol kesehatan.

Sebelum tes, peserta wajib menunjukkan hasil tes swab PCR maksimal 2 x 24 jam atau swab antigen 1 x 24 jam.

Peserta SKD di wilayah Pulau Jawa, Madura dan Bali juga diwajibkan telah mengikuti vaksinasi minimal untuk dosis pertama.

Ketentuan vaksinasi ini dikecualikan bagi ibu hamil, penyintas Covid-19, dan penderita penyakit tertentu (Komorbid) dengan menyertakan rekomendasi dokter.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved