Breaking News:

Berita Pamekasan

Ketua MUI Pamekasan Berharap Ada Penertiban Maraknya Tambang Galian C Ilegal, Ini Saran untuk Pemkab

Saran KH. Ali Rahbini, maraknya tambang galian C ilegal di Pamekasan perlu perhatian khusus dari Pemkab setempat.

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian
Ketua MUI Kabupaten Pamekasan, KH. Ali Rahbini saat menyampaikan pendapat di diskusi penyelesaian masalah maraknya tambang galian C ilegal di Kabupaten Pamekasan yang digelar di ruang Wahana Bina Praja, Kamis (16/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian 

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pamekasan, Madura ikut andil dalam diskusi penyelesaian masalah maraknya tambang galian C ilegal di Kabupaten Pamekasan.

Diskusi yang dihadiri oleh sejumlah OPD, Kejari, Satpol PP, dan TNI-Polri ini digelar di ruang Wahana Bina Praja, Kamis (16/9/2021).

Ketua MUI Pamekasan, KH. Ali Rahbini mengaku tertarik dengan temuan maraknya galian C ilegal di Pamekasan.

Kata dia, penambangan ini bila tidak diatur akan merusak lingkungan yang bisa merembet kemana-mana.

"Kalau yang dirusak hutan mungkin akan terjadi longsor dan banjir," kata K.H. Ali Rahbini saat dimintai pendapat.

Saran KH. Ali Rahbini, maraknya tambang galian C ilegal di Pamekasan perlu perhatian khusus dari Pemkab setempat.

Sebab khawatir akan terjadi ketidakseimbangan alam bila tidak diatur dan diawasi.

Ia berharap segera ada penertiban sekalipun bertahap.

"Keterlibatan pemerintah daerah misalnya bertahap untuk mengurus izin dan dikasih jenjang waktu. Kalau ditolerir selamanya mending ditolerir dalam jangka tertentu," sarannya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved