Breaking News:

Berita Surabaya

Curi Helm di Kantor Ekspedisi di Dukuh Kupang Surabaya, Aksi Pelaku Terekam CCTV

Pelaku yang berjumlah satu itu, berhasil membawa kabur sebuah helm INK Centro, milik Abdul Hakim, salah satu karyawan di kantor ekspedisi

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Samsul Arifin
ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
Tangkapan layar aksi pencurian helm terekam CCTV terjadi di sebuah kantor ekspedisi Jalan Dukuh Kupang, Sawahan, Surabaya, Senin (20/9/2021) malam. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Aksi pencurian helm terekam CCTV terjadi di sebuah kantor ekspedisi Jalan Dukuh Kupang, Sawahan, Surabaya, Senin (20/9/2021) malam.

Pelaku yang berjumlah satu itu, berhasil membawa kabur sebuah helm INK Centro, milik Abdul Hakim, salah satu karyawan di kantor tersebut.

Menurut rekan korban Fahri, temannya itu baru menyadari jikalau helm yang biasanya diletakkan di kaca spion motor, hilang, saat hendak pulang kerja.

Merasa ada yang tak beres dari hilangnya helm tersebut. Korban memeriksa rekaman CCTV, ternyata dugaannya tak salah. Helm seharga ratusan ribu rupiah tersebut diketahui digondol maling, pukul 20.19 WIB.

"Setelah cek rekaman CCTV, teman saya baru tahu helmnya dicuri maling," ujarnya saat dihubungi awak media, Rabu (22/9/2021).

Baca juga: Mobil Warga Skotlandia Dicuri di Surabaya Akhirnya Ditemukan Berjarak 2,9 Km dari Lokasi Kejadian

Berdasarkan rekaman video CCTV berdurasi 36 detik yang diterima TribunJatim.com. Pelaku aksi pencurian helm di area parkir kantor ekspedisi tersebut, dilakukan secara berkomplot, dua orang.

Satu orang pelaku bertindak sebagai eksekutor pencurian. Pelaku tersebut diduga kuat berjenis kelamin laki-laki, mengenakan jaket lengan panjang, dan bercelana pendek selutut.

Sedangkan satu orang pelaku lainnya sebagai pengawas dan pemantau situasi dengan mengendarai motor jenis matik sebagai sarana aksi.

"Kerugian helm merk INK Centro. Motornya aman," ungkapnya.

Fahri mengungkapkan, pihak korban masih belum melaporkan insiden tersebut ke markas kepolisian setempat.

Namun, video CCTV yang merekam aksi pelaku itu, telah disebar ke media sosial (medsos) dengan harapan masyarakat semakin waspada.

Sekaligus mempersempit aksi kriminalitas susulan serupa yang dilakukan para pelaku, di lain tempat.

"Belum lapor polisi," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved