Breaking News:

Berita Sampang

Guru Agama Tersangka Dugaan Pencabulan Anak di Sampang Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara

Seorang guru agama di Sampang terancam dihukum 20 tahun penjara atas kasus dugaan pencabulan

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Tersangka (baju batik) saat diinterogasi oleh anggota Unit PPA Satreskrim Polres Sampang, Madura, Senin (27/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Tersangka pencabulan anak di bawah umur di Kabupaten Sampang, Madura terancam dihukum 20 tahun penjara, Senin (27/9/2021).

Dia merupakan Sanili (43) warga Desa Batuporo Timur, Kecamatan Kedungdung, Sampang yang tidak lain adalah guru agama di tempat tinggalnya.

Sedangkan, korban adalah tetangganya sendiri sebut saja Bunga (16 tahun) yang kondisinya disabilitas.

Namun, dengan kondisi korban yang memiliki kekurangan itu tidak membuat rasa kemanusiaan pada tersangka itu muncul, malah tetap melakukan perbuatan kejinya.

Kasubag Humas Polres Sampang, Iptu Sunarno menjelaskan, bahwa perbuatan yang dilakukan tersangka kepada korban terjadi pada (30/9/2021) sekitar 11.00 WIB.

Baca juga: Target Satreskrim Polres Sampang Amankan Pelaku Dugaan Pencabulan di Kedungdung Dalam Sepekan

Diceritakan, kasus itu bermula saat tersangka mengajak korban masuk ke dalam rumahnya untuk melancarkan aksinya.

Setelah berhasil, korban disuruh keluar dari rumahnya melalui pintu belakang.

Sebab, pada saat itu ayah korban sedang mengetuk pintu rumah tersangka.

"Berhubung tidak ada Jawaban, ayah korban menuju pintu belakang, sehingga mengetahui anaknya," jelasnya.

Setelah mengetahui telah dicabuli, keluarga korban langsung melayangkan laporan ke Polres Sampang.

Sehingga pada (26/9/2021) sore, tersangka berhasil diringkus di rumah ponakannya, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Kemudian saat ini berada di Mapolres Sampang untuk dilakukan proses lebih lanjut.

"Akibat perbuatannya tersangka disangkakan Pasal 81 dan 82 UU no 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, ancaman hukuman 20 tahun penjara," tutup Iptu Sunarno.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved