Breaking News:

Berita Blitar

Di Kota Blitar, Pengunjung Kantor Kecamatan dan Kantor Kelurahan Wajib Scan Barcode PeduliLindungi

Aplikasi PeduliLindungi baru diterapkan di kantor kecamatan dan sejumlah kantor kelurahan di Kota Blitar.

TRIBUNMADURA.COM/SAMSUL HADI
Wakil Wali Kota Blitar, Tjutjuk Sunario saat mencoba aplikasi PeduliLindungi di Kantor Kelurahan Bendo, Kecamatan Kepanjenkidul, Kamis (30/9/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, BLITAR - Pemkot Blitar akan menerapkan aplikasi PeduliLindungi di semua tempat pelayanan publik.

Saat ini, aplikasi PeduliLindungi baru diterapkan di kantor kecamatan dan sejumlah kantor kelurahan di Kota Blitar.

"Kami prioritaskan penerapan aplikasi PeduliLindungi di tempat pelayanan publik," kata Sekretaris Satgas Covid-19 Kota Blitar, Hakim Sisworo, Kamis (30/9/2021).

"Saat ini semua kantor kecamatan sudah diterapkan aplikasi PeduliLindungi," sambung dia.

Untuk kantor kelurahan, kata Hakim, sebagian besar sudah menerapkan aplikasi PeduliLindungi.

Baca juga: Masuk Mapolres Blitar Kota, Para Pengunjung Wajib Siapkan Aplikasi PeduliLindungi di Ponselnya

Misalnya, tujuh kantor kelurahan di Kecamatan Sananwetan sudah diterapkan aplikasi PeduliLindungi.

Lalu, di Kecamatan Kepanjenkidul, dari tujuh kantor kelurahan, empat kantor sudah menerapkan aplikasi PeduliLindungi.

Sedang di Kecamatan Sukorejo, dari tujuh kantor Kelurahan, baru dua kantor yang menerapkan aplikasi PeduliLindungi.

"Kota Blitar ada 3 kecamatan dan 21 kelurahan. Tiga kantor kecamatan sudah menerapkan aplikasi PeduliLindungi," tutur dia.

"Sedang dari 21 kantor kelurahan, sebanyak 13 kantor juga sudah menerapkan aplikasi PeduliLindungi," ujarnya.

Untuk tempat industri, kata Hakim, baru pabrik rokok Apche yang sudah menerapkan aplikasi PeduliLindungi.

"Tempat wisata Makam Bung Karno dan Perpustakaan Bung Karno juga sudah menerapkan aplikasi PeduliLindungi," katanya.

Wakil Wali Kota Blitar, Tjutjuk Sunario mendorong semua tempat pelayanan publik agar menerapkan aplikasi PeduliLindungi.

Aplikasi PeduliLindungi menjadi salah satu alat untuk mengecek status kesehatan masyarakat di masa pandemi Covid-19.

"Selain itu, kami juga ingin mengajak masyarakat melek teknologi dengan mengakses aplikasi PeduliLindungi," katanya. (sha)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved