Breaking News:

Berita Sampang

Hingga Teteskan Air Mata, PPDI di Sampang Minta DPRD Secepatnya Bentuk Perda Disabilitas

Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia Kabupaten Sampang audensi bersama anggota Komisi IV DPRD setempat

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Suasana saat anggota Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Sampang, Madura melakukan audensi bersama anggota Komisi IV DPRD setempat, Jumat (1/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Ekspresi penuh harapan terpancar dari wajah sejumlah anggota Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Sampang, Madura saat melakukan audensi bersama anggota Komisi IV DPRD setempat, Jumat (1/9/2021).

Bahkan, rasa itu tak terbendung hingga meneteskan air mata saat salah satu anggota PPDI menyampaikan tuntutannya tentang permintaan hak yang sama dengan masyarakat normal lainnya.

"Kami disini berharap kepada Bapak Dewan agar mendengar aspirasi kami yang juga sebagai masyarakat Sampang," kata salah satu anggota PPDI Sampang, Tricahyo Slamet Widodo.

Pria yang menjabat sebagai Humas itu meminta agar pihak legislatif segera merumuskan dan menetapkan Peraturan Daerah (Perda) mengatur tentang perlindungan terhadap hak-hak penyandang disabilitas Sampang.

Sebab, selama ini kaum difabel di Kota Bahari merasa dikesampingkan, salah satu contohnya pada pemberangkatan atlet catur (disabilitas) asal Sampang untuk bertanding di Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) di Papua 2021 membela Jawa Timur.

"Muhlis (atlet) berangkat bertanding di Peparnas tanpa ada pelepasan dari pemerintah daerah maupun pihak terkait, jadi kami menggunakan dana pribadi," terangnya.

Baca juga: 7 Pimpinan OPD Kabupaten Sampang Resmi Dilantik, Berikut Rinciannya

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sampang Lutfianto menyambut baik aspirasi dari kaum disabilitas yang diwakili oleh PPDI Sampang. 

Menurut politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut, usulan tentang payung hukum yang disampaikan oleh PPDI akan menjadi prioritas utama legislatif nantinya dalam pembahasan berikutnya.

"Kami akan prioritaskan usulan perda Perlindungan terhadap disabilitas nanti di pembahasan Raperda agar Perda perlindungan disabilitas tahun 2022 bisa  disahkan," ucapnya.

Hal senada disampaikan, anggota Komisi IV DPRD Sampang, Moh Iqbal Fathoni jika pihaknya selalu siap menjadi garda terdepan untuk menfasilitasi penyandang difabel agar mendapatkan perlindungan, penghormatan, dan kesetaraan.

"Kami akan menindaklanjuti aspirasi teman-teman penyandang disabilitas," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved