Breaking News:

Berita Bangkalan

Ketua DPC Partai Demokrat Bangkalan : Partai Kami Bukan Partai Keluarga

Ketua DPC Kabupaten Bangkalan, H Abdurrachman membantah upaya legitimasi dari sejumlah pihak dengan menyebut Partai Demokrat adalah partai keluarga

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM/AHMAD FAISOL
Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bangkalan, H Abdurrachman di sela-sela Tasyakuran Hari Jadi Ke-20 partai berlogo Mercy itu di kantor DPC setempat, Desa Bilaporah, Kecamatan Socah, Kamis (9/9/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Terpilihnya putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) selaku Ketua Umum Partai Demokrat hasil Kongres V di Jakarta Convention Centre (JCC) pada Maret 2020 silam memantik anggapan sebagian publik bahkan menjadi viral bahwa partai politik berlogo Mercy itu adalah partai milik keluarga.

Dengan tegas Ketua DPC Kabupaten Bangkalan, H Abdurrachman membantah upaya legitimasi dari sejumlah pihak dengan menyebut Partai Demokrat adalah partai keluarga atau pribadi milik keluarga SBY.

“Santer di media sosial seakan-akan mereka mengesankan bahwa Partai Demokrat ini tidak demokratis, partai keluarga. Saya sebagai Ketua DPC (Bangkalan) membantah anggapan itu karena tidak benar,” tegas Abdurrachman ketika dikonfirmasi Surya melalui seluler, Jumat (1/10/2021).

Ia menjelaskan, dari awal Partai Demokrat dibangun dengan semangat perjuangan demokrasi yang ingin memperjuangkan demokratisasi dan diharapakan bisa menjadi barometer demokrasi dalam gelaran musyawarah cabang (muscab), musyawarah daerah (musda), hingga proses pemilihan di tingkat DPP.

“Sejak awal kami ingin partai ini menjadi contoh demokratisasi di Indonesia. Jadi kalau orang banyak berbicara tentang Partai Demokrat adalah partai keluarga, itu salah besar karena manajemen partai kami tidak demikian,” jelas anggota Komisi C DPRD Kabupaten Bangkalan itu.

Baca juga: Wapres Maruf Amin akan Berkunjung ke Jawa Timur, Sumenep dan Bangkalan Juga Jadi Tujuan

Abdurrachman kemudian membuktikan dengan gelaran-gelaran muscab, musda bahkan pemilihan ketua ranting hingga pengurus anak cabang (PAC) dilaksanakan melalui tahapan demokrasi hingga terjadi proses pemilihan yang sengit. Meskipun beberapa di antaranya akhirnya diputuskan melalui aklamasi.

Kendati ditentukan dengan aklamasi, lanjutnya, tidak mengesampingkan tahapan rekurtmen terbuka seperti yang dilakukan dalam proses pemilihan Ketua DPC Kabupaten Bangkalan. “Ada kader lain sebagai calon, namun karena melihat dukungannya lebih sedikit, akhirnya mengundurkan diri dan diputuskan secara aklamasi,” paparya.

Keputusan secara aklamasi disebut Abdurrachman juga terjadi pada Kongres V di JCC pada Maret 2020. Namun itu bukan berarti dari pihak keluarga yang menjadi generasi penerus SBY untuk memimpin Partai Demokrat.

Abdurrachman yang juga hadir sebagai peserta kongres menyatakan memang tidak ada yang berani mencalonkan diri dan mendaftarkan diri sebagai Calon Ketua Umum Partai Demokrat kala itu.

“Jadi dipilihnya Bapak AHY secara aklamasi melalui proses rekrutmen terbuka saat kongres,” pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved