Breaking News:

Berita Sumenep

Musim Hujan di Sumenep Diprediksi Terjadi Pertengahan Oktober 2021, BPBD Imbau Warga Waspadai DBD

Awal musim penghujan di Kabupaten Sumenep diprediksi terjadi pada pertengahan Oktober 2021.

TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Hujan di Jalan Raya Sumenep-Pamekasan pada Senin (28/6/2021) siang. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep menyebut, awal musim hujan di Kabupaten Sumenep diprediksi terjadi pada pertengahan Oktober 2021.

Kepala BPBD Sumenep, Abd Rahman Riadi mengatakan, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi pada Kabupaten Sumenep pada pertengahan Oktober 2021 mendatang sudah memasuki awal musim hujan.

"Hal itu berdasarkan hasil kajian BMKG dan prediksi cuaca Sumenep," kata Abd Rahman Riadi, Jumat (1/10/2021).

Menurutnya, musim penghujan di Kabupaten Sumenep mengalami sparadis atau hujan tidak merata di berbagai titik.

"Ini sudah tahunan terjadi sparadis seperti ini," katanya.

Baca juga: Cara Mencegah Banjir saat Musim Penghujan, Hindari Buang Sampah di Sungai hingga Reboisasi Pohon

Ia memprediksi, musim penghujan di Kabupaten Sumenep akan terjadi mulai pertengahan Oktober sampai Januari tahun 2022.

"Sekitar empat bulan hujan akan melanda Sumenep," ucapnya.

Pihaknya mengimbau masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan pada musim penghujan.

Sebab, katanya, dapat menimbulkan terjadinya banjir akibat membuang sampah sembarangan sehingga saluran air tersumbat.

"Juga ditakutkan terjadinya wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) akibat sampah di lingkungan tergenang air," katanya.

Menurutnya, ada lima wilayah di Sumenep rawan terjadinya banjir. Di antaranya, Desa Sendir, Kecamatan Lenteng, Babbalan, Cangkreng, Batuan dan Marengan.

"Hal ini dikarenakan curah hujan tinggi sekitar 200mk. Dan juga karena luapan air yang disebabkan tersumbatnya sampah di aliran sungai dan drainase," terangnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved